RADARSUMEDANG.id, KOTA – Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Sumedang menyiapkan dua kegiatan untuk memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2026. Kedua kegiatan tersebut yakni turnamen bulu tangkis ganda perorangan dan lomba pop religi guru madrasah antarpengurus cabang (PC) PGM se-Kabupaten Sumedang.
Rencana pelaksanaan kedua kegiatan itu terungkap dalam rapat koordinasi dan sosialisasi pengurus PD PGM Indonesia Kabupaten Sumedang bersama pengurus PC PGM se-Kabupaten Sumedang yang digelar melalui Zoom Meeting, Rabu (21/10). Rapat tersebut membahas sejumlah agenda organisasi, termasuk persiapan kegiatan untuk menyemarakkan peringatan HGN 2026.
Ketua Umum PGM Indonesia Kabupaten Sumedang H. Budi Arista Hidayat, S.Pd.I., M.Si. yang menjadi narasumber dalam rapat tersebut menyampaikan sejumlah agenda yang perlu diketahui dan ditindaklanjuti oleh jajaran pengurus. Salah satu hasil pembahasan adalah pelaksanaan kegiatan olahraga dan seni religi yang melibatkan tenaga pendidik dan kependidikan madrasah.
“Kami ingin peringatan Hari Guru Nasional ini diisi dengan kegiatan yang positif dan melibatkan para guru madrasah. Melalui olahraga dan seni religi, kami berharap kebersamaan serta kekompakan antar-PC PGM di Kabupaten Sumedang semakin kuat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat kebersamaan antarguru madrasah di Kabupaten Sumedang. Selain itu, perlombaan juga menjadi wadah bagi para pendidik untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga maupun seni religi.
Turnamen bulu tangkis ganda perorangan dijadwalkan berlangsung pada 11–22 November 2026. Pendaftaran dibuka pada 2–6 November 2026 dengan biaya Rp75 ribu per pasangan. Peserta merupakan tenaga pendidik dan kependidikan aktif pada madrasah jenjang RA, MI, MTs, dan MA di Kabupaten Sumedang. Setiap PC PGM diwajibkan mengirimkan minimal satu peserta ganda putra dan satu peserta ganda putri.
Selain olahraga, PGM Sumedang juga menggelar lomba pop religi guru madrasah antarpengurus cabang pada 24 November 2026. Pendaftaran lomba dibuka pada 16–20 November 2026 dengan biaya Rp50 ribu per peserta. Panitia telah menetapkan sejumlah lagu wajib yang akan dibawakan peserta kategori putra dan putri.
Untuk kategori putra, lagu wajib yang disiapkan meliputi Padamu Ku Bersujud yang dipopulerkan Afgan, Bila Tiba dari Ungu, Bidadari Surga dari Ustaz Jefri, Tiada Duka yang Abadi dari Opick, dan Cari Berkah dari Wali. Sementara kategori putri mencakup Doaku Harapanku dari Krisdayanti, Hijrah Cinta dari Rossa, Kuasamu dari BCL, Padamu Ku Kembali dari Nashwa Zahira, serta Insan Biasa dari Lesti.

Kedua kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Sekretariat PGM Indonesia Kabupaten Sumedang di Jalan Kutamaya No 25. Melalui agenda ini, PGM berharap seluruh PC dapat berpartisipasi aktif sehingga peringatan HGN 2026 menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan keluarga besar guru madrasah.
Pengurus PC yang akan mengikuti turnamen bulu tangkis dapat menghubungi Kurnia, S.Pd., melalui nomor 0852-2129-9129. Adapun informasi lomba pop religi dapat diperoleh melalui Sari Lisdiana Dewi, S.Pd., M.M.Pd., di nomor 0812-2017-6598.
Selain kegiatan dalam rangka HGN, rapat Zoom Meeting juga menyepakati program pencetakan Kalender PGM Indonesia Kabupaten Sumedang tahun 2027. Kalender tersebut diperuntukkan bagi guru madrasah se-Kabupaten Sumedang dan akan didistribusikan dengan harga Rp25 ribu per eksemplar.
“Program ini menjadi salah satu upaya organisasi dalam menyediakan media informasi sekaligus memperkuat identitas PGM di kalangan warga madrasah,” tambah Sekretaris Umum H Budiman, S.Pd, MM.
Program lainnya adalah peluncuran kembali e-magazine Gerbang Madrasah (Gema) yang direncanakan terbit satu kali setiap bulan. Media elektronik tersebut akan menjadi wadah komunikasi internal sekaligus sarana publikasi berbagai informasi pendidikan madrasah di Kabupaten Sumedang.
“Melalui Gema, PGM Sumedang ingin menghadirkan informasi dan pemberitaan seputar dunia pendidikan madrasah, mulai dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Selain menyebarluaskan informasi kegiatan, media ini juga diarahkan untuk mengangkat potensi, kreativitas, inovasi, dan prestasi warga madrasah dari berbagai jenjang pendidikan,” urai Kang Goes Boed ,sapaannya.
Dengan sejumlah program tersebut, PGM Indonesia Kabupaten Sumedang berupaya memperluas ruang partisipasi guru sekaligus memperkuat penyebaran informasi di lingkungan madrasah. Kegiatan olahraga, seni religi, penerbitan kalender, dan pengembangan media digital diharapkan dapat berjalan beriringan dalam mendukung komunikasi serta kebersamaan keluarga besar madrasah di Kabupaten Sumedang.(rik)






