RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang terus mematangkan persiapan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Digital pada 28 Oktober 2026. Sebanyak 423 tempat pemungutan suara (TPS) di 92 desa disiapkan untuk pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Kepala DPMD Kabupaten Sumedang Widodo Heru Prasetyawan mengatakan, pihaknya telah membagi tugas kepada seluruh pegawai untuk memastikan setiap tahapan persiapan berjalan lancar. Mulai dari pengawalan kedatangan perangkat digital, pendistribusian ke kecamatan, pemasangan perangkat, hingga pengawasan saat pemilihan berlangsung.
“Kami melakukan pembagian tugas kerja kepada para pegawai DPMD, mulai dari mengawal kedatangan perangkat digital, membantu pendistribusian ke kecamatan-kecamatan, mendampingi proses instalasi perangkat, hingga melakukan pengawasan pada saat pelaksanaan pemilihan,” kata Widodo kepada wartawan seusai memimpin rapat persiapan Pilkades serentak di Aula Rapat DPMD Sumedang, Senin (26/10).
Widodo menjelaskan, perangkat digital dijadwalkan tiba di Sumedang pada Selasa (27/10). Selanjutnya, perangkat tersebut langsung didistribusikan ke kecamatan atau posko Pilkades untuk dipersiapkan sebelum hari pemungutan suara.
“Dari 92 desa yang akan melaksanakan Pilkades, totalnya ada 423 TPS. Setiap TPS akan memiliki dua bilik suara, sehingga disediakan dua tablet dan satu printer,” terangnya.
Pemungutan suara di setiap desa dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. DPMD juga telah berkoordinasi dengan PT PLN untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan pasokan listrik selama proses pemilihan.
Menurut Widodo, kesiapan perangkat dan dukungan kelistrikan menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan Pilkades digital berjalan lancar.
“Kami berharap pada pelaksanaan Pilkades nanti tidak terjadi pemadaman listrik, sehingga seluruh proses pemungutan suara dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Widodo juga mengimbau masyarakat yang memiliki hak pilih agar datang ke TPS dan menggunakan hak suaranya. Partisipasi warga dinilai penting untuk menentukan pemimpin desa sesuai aspirasi masyarakat.
“Tentunya saya mengimbau kepada warga yang memiliki hak pilih untuk datang menyalurkan suaranya ke TPS, agar hasil Pilkades nanti benar-benar sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya. (jim)







