RADARSUMEDANG.id – Peringatan Hari Guru Nasional 2026 menjadi momentum bagi Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Sumedang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kompetensi pendidik. Sejumlah agenda disiapkan sepanjang November 2026 mendatang, mulai dari lomba karaoke pop Islami, turnamen bulutangkis, hingga pelatihan kepramukaan dan peluncuran majalah pendidikan.
Ketua Umum PGM Indonesia Kabupaten Sumedang, H Budi Arista Hidayat, S.Pd.I., M.Si., mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah di tengah kesibukan menjalankan tugas pendidikan.
Menurutnya, peringatan Hari Guru tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga kesempatan membangun solidaritas, mengembangkan potensi, serta mendorong guru madrasah semakin aktif dan kreatif.
“Kami ingin Hari Guru menjadi momentum kebersamaan bagi seluruh guru madrasah. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini diharapkan memberikan ruang bagi guru untuk mengembangkan bakat dan menjaga kebugaran,” terang H Budi.
Salah satu kegiatan yang disiapkan adalah lomba karaoke pop Islami pada 24 November 2026 di Gedung PGM Indonesia Kabupaten Sumedang. Pendaftaran dibuka 16–20 November dengan biaya Rp50 ribu per peserta. Peserta merupakan pendidik atau tenaga kependidikan aktif di lingkungan RA, MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Sumedang.
Selain itu, turnamen bulutangkis ganda perorangan digelar pada 11–22 November. Pendaftaran dibuka 2–6 November dengan biaya Rp75 ribu. Pertandingan direncanakan terbagi dalam dua kelas. Puncak peringatan Hari Guru akan dilaksanakan melalui upacara pada 25 November di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang.
Sekretaris Umum PGM Indonesia Kabupaten Sumedang, H Budiman, S.Pd., M.M., menambahkan, program organisasi tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial. PGM juga menyiapkan sejumlah agenda untuk mendukung peningkatan kompetensi, publikasi, dan pengembangan profesionalisme guru madrasah.
Salah satunya Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka yang dijadwalkan pada 5–6, 13–14, dan 20–22 November 2026. Kegiatan ini diharapkan memperkuat kemampuan kepramukaan para pendidik dalam menunjang pembinaan karakter peserta didik.
PGM Sumedang juga menyiapkan penerbitan majalah GEMA (Gerbang Madrasah) sebagai wadah publikasi kegiatan, prestasi, profil madrasah, guru dan siswa, hingga opini di bidang pendidikan. Majalah tersebut direncanakan terbit setiap akhir bulan, dengan kontribusi tulisan tanpa dipungut biaya. Pelatihan daring bagi kontributor dari setiap pengurus cabang dan lembaga dijadwalkan pada awal November.
Tak hanya itu, PGM akan menerbitkan kalender tahun 2027 serta menggelar seminar pendidikan daring pada Desember mendatang dengan menghadirkan praktisi pendidikan dari perguruan tinggi ternama.
Melalui berbagai program tersebut, PGM Indonesia Kabupaten Sumedang berharap organisasi semakin berperan sebagai ruang kolaborasi guru madrasah. Bukan hanya dalam memperkuat solidaritas, melainkan juga mendorong lahirnya pendidik yang kompeten, inovatif, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.(Rik)







