Dan Terjadi Lagi, Kebakaran Rumah dan Bengkel di Ciptasari, Enam Motor Hangus Terbakar

oleh
Petugas Damkar Sumedang saat memadamkan api (For Radar Sumedang)

RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Kebakaran melanda sebuah rumah sekaligus bengkel sepeda motor di Dusun Lebak Jati RT 001 RW 006, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jumat (6/11) pagi.

Akibat kejadian tersebut, enam unit sepeda motor hangus terbakar dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp172 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, Syarif Effendi Badar, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 07.45 WIB. Tak berselang lama, petugas Regu 1 dan 2 Piket Pos Tanjungsari tiba di lokasi pukul 07.50 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.

“Setelah menerima laporan, regu piket langsung meluncur ke lokasi. Api sudah merembet ke rumah di sampingnya sehingga pelapor meminta bantuan agar segera dilakukan pemadaman,” kata Syarif kepada Radar Sumedang.

Menurutnya, proses pemadaman dimulai pukul 07.55 WIB dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 08.55 WIB. Petugas kemudian memastikan api benar-benar padam dan kondisi di lokasi dinyatakan aman.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran diduga bermula dari tungku pembakaran. Dugaan tersebut muncul karena api pertama kali terlihat membesar dari bagian dapur rumah milik Tarja (56),” katanya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, kata ia, Damkar Sumedang berkolaborasi dengan Koramil 1004/Tanjungsari, Polsek Pamulihan, BPBD Kabupaten Sumedang, aparatur Pemerintah Desa Ciptasari, ULP Tanjungsari, serta warga setempat.

“Tidak ada keterangan mengenai korban jiwa dalam laporan penanganan tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan bangunan serta enam unit sepeda motor hangus terbakar. Total kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp172 juta,” tambahannya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat menggunakan tungku pembakaran maupun peralatan yang berpotensi menimbulkan api. Pastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan dan jangan meninggalkan tungku dalam kondisi menyala tanpa pengawasan.

“Masyarakat diharapkan rutin memeriksa instalasi listrik serta meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” imbaunya. (tha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.