RADARSUMEDANG.id, KOTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMA Islam Terpadu (SMAIT) Insan Sejahtera Sumedang. Sebanyak 53 siswa berhasil meraih medali dalam ajang bergengsi International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC) 2026, kompetisi matematika internasional terbesar yang diikuti pelajar dari berbagai negara.
Berdasarkan hasil resmi yang diumumkan pada akhir Mei 2026 oleh penyelenggara Klinik Pendidikan MIPA (KPM), sebanyak 53 siswa SMAIT Insan Sejahtera berhasil membawa pulang medali dengan rincian 8 medali Silver dan 45 medali Bronze.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan akademik yang dilakukan sekolah dalam mengembangkan kemampuan matematika dan berpikir logis para siswa hingga mampu bersaing di tingkat internasional.
Kepala SMAIT Insan Sejahtera Sumedang, Hamidan, S.Si., Gr, mengaku bangga atas capaian yang diraih para siswanya.
“Alhamdulillah, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras siswa, guru pembimbing, serta dukungan penuh dari orang tua. Kami bersyukur karena seluruh peserta yang mengikuti kompetisi ini mampu menorehkan prestasi dengan meraih medali,” ujarnya.
Menurut Hamidan, prestasi tersebut menunjukkan bahwa siswa daerah juga mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara apabila mendapatkan pembinaan yang tepat dan lingkungan belajar yang mendukung.
“Kami terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam karakter dan keagamaan, tetapi juga berprestasi di bidang akademik. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar dan berani tampil di kompetisi internasional,” katanya.
Ia menjelaskan, sebelum mengikuti kompetisi para siswa mendapatkan pembinaan intensif melalui program penguatan numerasi, latihan soal bertaraf internasional, serta pendampingan guru yang berkelanjutan.

Sementara itu, Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera, Hj. Yani Citraeni, S.E., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para siswa dan tenaga pendidik yang telah mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Sumedang di kancah internasional.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar Yayasan Mitra Insan Sejahtera. Kami meyakini bahwa pendidikan berkualitas lahir dari kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan siswa. Hasil yang diraih hari ini merupakan buah dari proses panjang yang dijalani dengan penuh disiplin dan kesungguhan,” tutur Umi Yani, sapaannya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat komitmen yayasan dalam menghadirkan pendidikan yang mampu melahirkan generasi berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi dan tidak takut bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Diketahui, International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC) merupakan salah satu kompetisi matematika internasional terbesar yang diperuntukkan bagi siswa kelas 1 hingga kelas 12. Di Indonesia, kompetisi ini diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM).
Pada tahun 2026, babak penyisihan serentak dilaksanakan pada 17 April 2026 di sekolah masing-masing yang terdaftar sebagai peserta. Hasil resmi diumumkan pada akhir Mei 2026 melalui laman KPM.
Ajang ini tidak hanya menguji kemampuan berhitung, tetapi juga kemampuan berpikir logis, analitis, pemecahan masalah, serta kreativitas matematika peserta. Tahun ini, siswa-siswi Indonesia juga berhasil menorehkan prestasi hingga tingkat dunia, termasuk perwakilan dari Jawa Barat yang mampu meraih peringkat ketiga internasional.
Dengan torehan 53 medali dari 53 peserta, SMAIT Insan Sejahtera Sumedang kembali membuktikan diri sebagai salah satu sekolah yang konsisten melahirkan generasi unggul, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat global.(rik)





