RADARSUMEDANG.ID – BPJS Kesehatan terus memastikan implementasi antrean online di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dapat berjalan dengan optimal. Untuk itu, BPJS Kesehatan Cabang Sumedang berkunjung ke Puskesmas Cipunagara, Rabu (28/04). Kepala Bidang Penjaminan Pelayanan Primer BPJS Kesehatan Cabang Sumedang, Rita Marlina mengungkapkan inovasi yang dihadirkan BPJS Kesehatan itu bisa memberikan dampak positif terhadap pelayanan yang diberikan kepada peserta.
“Terkait dengan antrean online ini, harapannya memang semua FKTP bisa mengimplementasikannya. Dengan diintegrasikan ke dalam aplikais Mobile JKN, nantinya bisa memberikan kemudahan dan kepastian waktu tunggu bagi peserta untuk mendapatkan layanan kesehatan,” kata Rita.
Rita menambahkan untuk dapat mengakses fitur antrean tersebut, terlebih dahulu peserta harus mengunduh aplikasi Mobile JKN dan melakukan registrasi. Setelah berhasil masuk, peserta dapat memilih menu pelayanan pada tampilan utama. Dalam menu pelayanan tersebut terdapat beberapa fitur yang terdiri dari fitur Riwayat Pelayanan, fitur Pendaftaran Pelayanan.
Kemudian peserta dapat memilih fitur Pendaftaran Peserta pada FKTP terdaftar. Setelah melakukan pendaftaran pelayanan, peserta akan mendapatkan nomor antrean dan estimasi waktu pelayanan. Untuk sementara fitur ini dapat digunakan apabila FKTP tempat peserta terdaftar telah menerapkan sistem antrean elektronik.
“Saya berharap masyarakat mau belajar untuk menggunakan Aplikasi Mobile JKN ini. Sebab banyak fitur yang membantu pelayanan lebih mudah, efektif dan efisien dan semoga saja ke depan Aplikasi Mobile JKN dapat menyentuh semua lapisan masyarakat sehingga pelayanan kesehatan di faskes dapat dengan mudah diakses dan membantu banyak peserta,” jelasnya.
Lebih lanjut menurut Rita Marlina, fitur antrean elektronik juga memberikan kemudahan bagi FKTP dalam pengentrian data di Aplikasi P-Care.
“Cukup hanya melakukan input sekali saja pada menu pelayanan dan menu pendaftaran sudah otomatis terisi karena telah terintegrasi dengan aplikasi antrean elektronik,” pungkas Rita.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Cipunagara Tarmi mengatakan bahwa pihaknya terus mendukung langkah BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta JKN-KIS. Menurutnya, saat ini Puskesmas Cipunagara telah menerapkan sistem antrean online. Lebih lanjut, Tarni mengatakan pihaknya langsung merasakan dampak positif bagi peserta yang ingin mendapatkan pelayanan.
“Saya selalu mendukung segala inovasi yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan, ditambah lagi inovasi yang dijalankan tersebut akan berdampak pada kepuasan peserta. Dengan adanya aplikasi antrean elektronik FKTP ini, harapannya peserta akan lebih mudah dan pasti dalam mendapatkan pelayanan di FKTP tanpa harus mengantre lama,” ujar Tarni. (isl/rls)





