Covid-19 Meningkat, Forkopimcam Sidak Prokes Dipusat Perbelanjaan

oleh

RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jatinangor melakukan sidak penerapan protokol kesehatan (Prokes) ke sejumlah pertokoan dan mall di Jatinangor.

Kapolsek Jatinangor Kompol Aan Supriatna mengatakan sidak tersebut digelar mengingat kasus Covid-19 di sejumlah wilayah Sumedang terus meningkat. Dimana, yang tadinya Kabupaten Sumedang masuk zona kuning kini menjadi zona orange.

“Sidak ini untuk memastikan, walaupun mall dan pertokoan dibuka, namun tetap prokes Covid-19 harus dilaksanakan, saat kami mengecek semua seperti di Jatos dan Griya semuanya sudah melaksanakannya dengan baik,” ucap Kapolsek seusai melaksanakan sidak. Kamis, 16 Juni 2021.

Kapolsek menambahkan, supermarket dan mall merupakan objek vital yang banyak dikunjungi, sehingga sangat penting untuk menerapkan prokes Covid-19.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat Jatinangor untuk bersama-sama berjibaku menekan penyebaran Covid-19.

“Kami harap dijatinangor tidak seperti di wilayah Bandung disana corona meningkat, pembatasan aktivitas masyarakat lebih diperketat. Manakala semua warga Jatinangor mentaati Prokes dengan baik, insyaallah tidak akan terpapar,” tandasnya.

Sementara itu, Humas Jatos Dian Amalia mengatakan, pihaknya sampai saat ini tetap mengikuti apa yang dianjurkan pemerintah tentang penerapan Protokol Kesehatan. Setiap tenan disiapkan Hansanitizer, thermogan bahkan menyiapkan ruang isolasi apabila terjadi ada pengunjung atau pekerja yang suhu tubuhnya diatas normal.

“Kami sebelumnya sudah memohon rekomendasi kepihak Kecamatan lalu ke tingkat Kabupaten untuk mengajukan permohonan rekomendasi untuk buka seluruhnya. Sementara untuk membuka permainan anak di Jatos kami masih menunggu rekom, yang sudah buka baru tempat makan, jualan Pakaian dan Bioskop,” tambahnya.

Dengan dibukanya Cinema XII, lanjut ia, setidaknya dapat mendongkrak pengunjung datang ke Jatos ditambah lagi ada film keluaran baru.

“Namun saat ini tenan masih banyak yang mengeluh karena pengunjung sampai saat ini belum mencapai 50 persen paling sekitaran 20 persenan jadi daya beli juga sangat menurun,” tambahnya.

Ia berharap wabah Covid-19 segera berakhir sehingga semuanya akan kembali Normal, karena jika tenan banyak pengunjung dan pembeli maka management juga senang karena ini pelayanan untuk semua. (tha).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.