Pembangunan Tol Cisumdawu Sudah Berlangsung Cukup Lama, Bupati Minta Dukungan Percepatan

oleh

RADARSUMEDANG.ID – Pemerintah Kabupaten Sumedang mengajak semua pihak yang terlibat untuk senantiasa mendukung percepatan penyelesaian proyek strategis nasional (PSN) Tol Cisumdawu.

Itu dikatakan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat memimpin Rakor Percepatan Pembangunan Tol Cisumdawu di Gedung Negara belum lama ini bersama Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Forkopimda, Kepala Kemenag Sumedang, Kepala Kantor BPN ATR.

Proyek strategis nasional Jalan Tol Cisumdawu sudah berlangsung cukup lama. Saat ini, untuk pengadaan lahan Cisumdawu I hampir 90% lebih sementara Cisumdawu II baru 53%. Target pembangunan jalan tol Cisumdawu adalah Desember 2021.

Dikatakan sebagimana diketahui dari 62 kilo meter jalan Tol Cisumdawu, 60 kilo meter-nya berada di Kabupaten Sumedang.

“Tentunya saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu yang selama ini telah berupaya dan berikhtiar untuk mempercepat proses pembebasan lahan proyek Tol Cisumdawu,” ucap Dony.

Dikatakan, saat ini pembebasan lahan Cisumdawu 1 sudah mencapai 90 persen lebih. Sedangkan untuk Cisumdawu 2 baru 53 persen.

“Oleh sebab itu perlu dilakukan koordinasi tim percepatan jalan tol. Karena target kita bulan Desember 2021 bisa selesai,” ujarnya.

Terakhir disampaikan Dony, perlu dilakukan akselerasi dalam proses pembebasan lahan dengan cara edukasi, pendekatan kepada masyarakat, lalu eksekusi.

“Kontruksi pembangunan jalan tol bisa rampung jika lahannya tersedia. Pemerintah melakukan akselerasi dalam pembebasan lahan dengan melakukan edukasi, pendekatan kemudian eksekusi,” katanya.

Sementara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan Pemda Provinsi Jabar sudah melaksanakan tugasnya dalam pembangunan Tol Cisumdawu (Cileunyi – Sumedang – Dawuan).

Pemprov kata Emil (sapaan akrabnya) kini tinggal membebaskan lahan untuk akses tol dari Dawuan menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka.

“Sesuai tupoksi kami sudah 100 persen. Tinggal kami mengoordinasikan yang sambungan dari Cisumdawu ke BIJB,” ujar Ridwan Kamil saat rakor percepatan pembangunan Tol Cisumdawu bersama Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan secara virtual dari Gedung Pakuan Bandung, belum lama ini.

Dalam pengerjaan Tol Cisumdawu sepanjang 60 kilometer, pemerintah daerah bertugas mengurusi pembebasan lahan. Sementara Kementerian PUPR mengerjakan konstruksinya.

Emil menuturkan, saat ini isu yang menjadi hambatan dalam pengerjaan Tol Cisumdawu yaitu pembebasan tanah kas desa.

Pihaknya pun intens berkoordinasi dengan Pemkab Sumedang untuk menyelesaikan persoalan lokal tersebut. “Saya terus berkoordinasi dengan Pak Bupati (Sumedang) untuk menyelesaikan masalah lokal, itu tanggung jawab kami,” katanya. (jim/net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.