Pelaku Ujaran Kebencian Lewat Medsos Mengaku Caper dan Ngikutin Bisikan Gaib

oleh

RADARSUMEDANG.ID – Polisi memastikan M. Aldi Putra, (24), pelaku ujaran kebencian terhadap institusi Polri, TNI, dan Banser NU tidak berkaitan dengan kelompok radikal manapun. Motif pelaku melakukan aksinya itu karen ingin mencari perhatian masyarakat melalui media sosial.

“Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam oleh tim kami, yang bersangkutan beraksi seorang diri dan tidak terafiliasi dengan komunitas manapun,” kata Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, di Mapolres Sumedang, Jumat (25/6).

Ia menegaskan, aksi pemuda pengangguran itu dilakukan secara individu, dengan motif ingin mencari perhatian dari orang lain. Sebelumnya pelaku juga pernah melakukan hal yang sama.

“Ini yang kedua, dari hasil screen shootnya terlihat ada beberapa postingan yang diduga melanggar unsur Undang-Undang ITE,” ujarnya.

Sementara itu, pelaku mengaku melakukan aksinya karena mendengar bisikan gaib.
“Saya seperti ada yang merasuki saya, saya seperti dua kepribadian dalam diri saya,” ujarnya.

Polisi pun telah memeriksa kondisi kejiwaan pelaku ke psikeater, dan tinggal menunggu hasilnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Perum Putraco Blok D4 No 1 RT 03 RW 04 Desa Pasirnanjung Kecamatan Cimanggung itu harus berurusan dengan polisi lantaran melakukan ujaran kebencian terhadap TNI, Polri, dan salah satu ormas Islam.

Dalam video yang direkam sendiri itu, pelaku melakukan ujaran kebencian diatas sepeda motor yang dikendarainya di Jalan Parakan Muncang, Rabu (23/6) sore. Terdengar pelaku melontarkan ucapan bernada menantang terhadap sejumlah institusi, diantaranya ‘polisi bangke, jiwana geus paraeh’, ‘kodam belegug’, dan ‘banser anjing’. Video berdurasi 1 menit 4 detik itu kemudian diunggah di akun Facebook Al Jesus.

Mengetahui adanya video tersebut, Unit Reskrim Polsek Cimanggung langsung menangkap pelaku di wilayah Dusun Cicabe Desa Sindanggalih Kecamatan Cimanggung, Rabu sekitar pukul 20.30. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.