Radarsumedang.id – Sukaesih (58), tak mampu menahan tangisannya saat meratapi tempat tinggalnya di Dusun Mumunggang Desa Margamekar Kecamatan Sumedang Selatan, yang rusak berat akibat tertimpa tiang listrik yang roboh, akibat terjangan angin puting beliung, Kamis (21/10) petang.
Sukaesih juga mengaku masih shock jika mengingat kejadian itu. Sebab, saat kejadian, Ia bersama cucu cucunya berada di dalam rumah.
“Masih kaget, reuwas. Waktu kejadian saya sedang di kamar tiduran sama cucu, bertiga,” tutur Sukaesih, Jumat (22/10) pagi.
Ia menggambarkan, runtuhnya tiang listrik beton hingga menimpa rumah anaknya, terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang.
“Kejadiannya lagi hujan angin besar, terus petir juga kencang. Saking kencangnya suara petir sampai tidak terdengar tiang listrik ambruk,” ujarnya.
Setelah tiang listrik menimpa rumah, Sukaesih bersama cucunya langsung menyelamatkan diri ke rumah kerabatnya.
“Biasanya ada enam orang di rumah, tapi anak dan menantu sedang di luar,” tuturnya.
Sementara itu, pemilik rumah, Yusep Sanusi mengatakan untuk sementara dia dan keluarganya tinggal di rumah kerabatnya yang aman.
“Tiang listrik roboh karena ada pohon tumbang, nyangkut ke kabel listrik,” tuturnya.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian itu. Namun rumah Yusep mengalami rusak parah di bagian atapnya.
“Ya harapannya sih rumahnya ingin normal lagi. Berharapnya ada bantuan untuk memperbaikinya,” ungkapnya.
Pantauan di lapangan, Jumat pagi bantuan datang dari BPBD dan BAZNas Sumedang. Bantuan berupa sembako seperti beras, mi instan, dan uang tunai. (gun)







