RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR–Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan 1443 H/2022, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan amal ibadah. Karena di sepuluh hari terakhir Ramadan memiliki banyak keutamaan selain amalan pahala dilipatgandakan juga di dalamnya terdapat malam yang paling ditunggu seluruh muslimin yakni Laitalatul Qadar.
Untuk itu, Sekretaris DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat H Ridwan Solichin, SIP, MSi turut mengingatkan di sepuluh hari terakhir Ramadan ini untuk mulai membersihkan harta dengan mengeluarkan zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS).
Menurutnya, salah satu pintu yang dibuka oleh Allah SWT untuk meraih keuntungan besar dari Ramadan yakni dengan shodaqoh. “Dalam ajaran Islam terdapat anjuran bagi umatnya untuk banyak bershodaqoh. Nah, pada Ramadan amalan bershodaqoh ini menjadi lebih dianjurkan,” ujar Kang RinSo, baru-baru ini.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jabar ini mengutip sebuah hadist, “Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al Baihaqi, di shahihkan Al Albani dalam Shahihul Jami’, 1744)
“Dari hadist di atas menjelaskan bahwa sifat kikir atau pelit bahkan bakhil bukan akhlak mukmin sejati. Termasuk sifat suka meminta-minta. Sebaliknya bagi seorang mukmin itu dianjurkan banyak memberi terlebih di bulan Ramadan ini,” terangnya.
Banyak keutamaan dengan banyak atau rutin mengeluarkan shodaqoh dari mulai mampu menghapus dosa, akan mendapatkan naungan di hari akhir, memberi keberkahan pada harta, Allah melipatgandakan pahala orang yang bershodaqoh, dapat membebaskan dari siksa kubur, mencegah pedagang melakukan maksiat dalam jual-beli, merasakan dada yang lapang dan hati yang bahagia, mendapat pahal yang terus berkembang, hingga mampu menjauhkan diri dari api neraka.
“Dari sekian banyak keutamaan dari bershodaqoh ini, sungguh merugi jika kita masih enggan hanya untuk sedikit menyisihkan dari harta kita untuk dishodaqohkan,” imbuhnya.
Ada banyak lembaga penitipan ZIS, salah satunya yang disarankan Ketua DKM Masjid Jami Al Asaakir. Yakni agar warga Jatinangor dan sekitarnya menyalurkan dana ZISWAF kepada lembaga Dompet Sosial Ash Shofwah (DSA) yang beralamat di Kompleks Masjid Jam Al Asaakir Jalan Kolonel Ahmad Syam No 62 Jatinangor.
Terlebih saat ini pada momentum Ramadan, DSA memiliki banyak program seperti tebar 5000 paket takjil (Rp 10.000/paket), 1000 paket bukber yatim dan dhuafa (Rp 45.000/paket), tebar amplop THR anak yatim dan dhuafa (Rp 100.000/amplop), 1500 bingkisan lebaran yatim dan dhuafa (Rp 135.000/paket), dan 200 bingkisan baju lebaran anak yatim dan dhuafa (Rp 165.000/paket).
Bagi yang ingin menyalurkan ZISWAF (zakat fitrah, zakat mal, fidyah, zakat profesi dan wakaf) selain bisa mendatangi kantornya langsung juga bisa melakukan donasi dengan transfer ke rekening berikut: Rek. BSI 7260000262 a.n. DSA Ziswaf; Rek. Mandiri 1320022655006 a.n. Dompet Sosial Ash Shofwah dan Rek. BRI 089301036420536 a.n. DSA Peduli. Untuk lebih lengkapnya silakan simak berikut ini.(*/rik)







