RADARSUMEDANG.ID – Kondisi badan jalan yang ambles di ruas Jalan Raya Sumedang-Garut betulan blok Eba, Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu kini semakin parah. Badan jalan setiap harinya terus mengalami ambles.
Hingga Selasa (15/11) kemarin, kedalaman ambles mencapai 60 hingga 100 centimeter lebih. Padahal awal terjadi, Jumat (11/11) kemarin, badan jalan ambles hanya sekitar 20 hingga 30 centimeter dengan panjang mencapai kurang lebih 70 meter.
Namun demikian meski terjadi ambles, lalu lintas kendaraan baik roda dua maupun roda empat dari arah Wado, Tasikmalaya maupun Sumedang masih bisa melintas. Pantauan di lapangan, amblesnya badan jalan juga mengancam tiga bangunan semi permanen yang biasa digunakan warga setempat untuk berjualan.
“Badan jalan memang bertambah ambles, tapi sekarang sedang ditangani oleh pihak terkait dengan melakukan penimbunan material batu,” ujar Camat Cisitu, Edi Wahyu saat melakukan pemantauan, Selasa (15/11).
Kemudian untuk tiga bangunan semi permanen, camat meminta pemilik segera membongkar bangunannya. Hal itu untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk.
Sebelumnya, petugas dari Polsek Cisitu dan BPBD Sumedang melakukan penanganan dengan memasang garis polisi di titik lokasi ambles agar pengendara tidak melintas di badan jalan yang mengalami ambles tersebut.
Menurut informasi warga setempat, di wilayah blok Eba Cinangsi memang merupakan wilayah rawan pergerakan tanah. Badan jalan yang membentang di Blok Eba kondisinya kerap ambles.
Itu dibuktikan dengan kondisi badan jalan yang bergelombang. “Kami hanya bisa mengimbau karena ini musim hujan, jadi harus ekstra waspada. Apalagi pengendara yang baru melintas ke jalan ini,” kata Edi. (gun)







