RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR –Pada Tanggal 4 Sampai 8 Desember Departemen Geografi UI melakukan kegiatan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) praktek lapang Tagging Geospatial Data by name by address untuk mata kuliah Survei Kewilayahan yang diampu oleh Ketua Departemen Geografi FMIPA UI Dr. Supriatna, M.T.
Kegiatan ini berlangsung di Kabupaten Sumedang, tepatnya pada 3 desa di Kecamatan Jatinangor yaitu Desa Sayang, Cibeusi dan Cipacing dan dilakukan oleh 12 mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut.
“Kegiatan ini juga merupakan kerja sama antara Departemen Geografi UI dengan Bapppeda Kabupaten Sumedang yang diwakili oleh Ibu Siti Asyaroh, ST., M.Si,” kata Supriatna, Senin (12/12).
Kegiatan survei ini, kata Supriatna, dilakukan dengan dua metode, yaitu dengan Tangging dengan software SIG (Sistem Informasi Geografis) menggunakan laptop atau dengan Fields Map menggunakan handphone menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Penginderaan Jauh yang memiliki Geodatabase.
“Geodatabase merupakan sebuah konsep pengelolaan data relasional yang berisikan data spasial dan nonspasial. Geodatabase memudahkan proses penyimpanan dan pengelolaan informasi geografis pada sistem manajemen data standar,” ujarnya.
Ia menuturkan, tim mengawali kegiatan dengan mengekstraksi persil bangunan di kedua desa tersebut dengan cara digitasi on screen pada Citra Spasial Resolusi Tinggi. Selanjutnya tim bersama dengan aparat dan warga desa melakukan tagging pengisian atribut informasi secara lebih detil tentang warga yang menempati bangunan tersebut, sehingga terbangun database berbasis spasial (geospasial database) by name by address yang dapat diakses melalui aplikasi berbasis spasial.
“Hasil tersebut akan disampaikan ke Command Center Kabupaten Sumedang sebagai basis data geospasial untuk digabungkan dengan basis data geospasial sebelumnya,” katanya.
Sebelum ke lapangan, para mahasiswa membuat peta digital bangunan, jalan, dan penggunaan tanah lainnya berbasis SIG di ketiga desa tersebut. Adapun hasil pengelolaan data pada kegiatan ini akan dicetak dalam ukuran A0 dan disampaikan ke tiga desa tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. (gun)







