RADARSUMEDANG.ID – Unpad Goes to School Sumedang merupakan acara tahunan yang diadakan Paguyuban Mahasiswa Universitas Padjadjaran Sumedang (PRIME). Ketua Pelaksana Acara, Muhammad Fadhil Azizi menyebutkan, kegiatan itu sebagai bentuk kontribusi konkrit terhadap Sumedang.
Agenda acara pada 2023 sekarang berlangsung sejak 13 Januari hingga 18 Februari. Tujuannya memperkenalkan dunia perkuliahan secara umum serta memperkenalkan Universitas Padjadjaran kepada siswa SMA/SMK/Sederajat.
Pihak Panitia Unpad Goes to School 2023 mengadakan beberapa rangkaian acara. “Di antaranya Live Instagram, Roadshow yang diselenggarakan secara offline, Unpad Tour, Try Out dan Main Event berupa Talkshow, Kuis, Awarding dan Performance yang di dalamnya memuat wawasan tentang Universitas Padjadjaran, jalur masuk ke perguruan tinggi, beasiswa, dan motivasi kepada siswa SMA/SMK/Sederajat,” jelas Fadhil.
Target kegiatan yaitu para pelajar siswa-siswi SMA/SMK/MA yang memiliki keinginan melanjutkan perkuliahan, khususnya di Universitas Padjadjaran. Selain itu, targetnya sejumlah sekolah yang sudah bekerjasama dengan panitia Unpad Goes to School Sumedang 2023.
Fadhil menerangkan, tujuan Unpad Goes to School (UGS) 2023 dengan tema ‘Citra Askara’ yang memiliki arti melukis kesempurnaan ini dibuat dengan maksud memberikan wawasan dan informasi. “Sekaligus menjadi motivasi di kalangan siswa SMA/SMK/Sederajat, agar dapat melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi negeri, khususnya di Universitas Padjadjaran,” sebutnya.
Sebagai bentuk kerjasama, Unpad Goes to School 2023 menawarkan paket Sponsorship ke sejumlah pihak sponsor. Unpad Goes To School akan mengadakan beberapa rangkaian acara yang berfokus pada pendidikan dan penyebaran informasi tentang perkuliahan, informasi kampus dan lingkungan kampus Universitas Padjadjaran.
“Kredibilitas Unpad sebagai salah satu universitas ternama di Indonesia bisa menjadi alasan utama, mengapa acara ini akan memberikan timbal balik dari kerjasama positif bagi kedua belah pihak,” tuturnya. Rangkaian acara ini-pun mengajak dua belah pihak untuk lebih peduli tentang sosial dan pendidikan.
“Yang mana akan membantu dua belah pihak untuk mengerti betapa pentingnya rasa sosial tinggi serta pemerataan informasi tentang perkuliahan,” urai Fadhil seraya menambahkan, memberikan rasa percaya bagi masyarakat luas karena pihak calon sponsor akan dipandang peduli dan bertanggungjawab atas isu-isu yang masih belum terlaksana secara komprehensif. (tri)







