RADARSUMEDANG.ID – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya pelajar SMK PGRI yang menjadi korban penganiayaan oleh orang tidak dikenal di sekitar Lingkungan Bojong, Desa Jatimulya, Sumedang Utara, Jumat (10/3) kemarin.
Ia mengaku prihatin dengan pergaulan remaja yang kian membuat khawatir semua pihak sampai ada yang meregang nyawa.
“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, dan besok hari Senin (13/3) akan mengumpulkan para pemangku kepentingan mulai dari kepala sekolah SMA/SMK, MKKS, guru BP untuk duduk bersama-sama mengantisipasi supaya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Sekarang pihak kepolisian sedang berupaya melakukan penyelidikan untuk menyelesaikan secara hukum,” kata Bupati Dony, Minggu (12/3) usia menghadiri ASN Culture Festival di lingkungan Gedung Negara.
Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak saling menyalahkan. Mengingat fenomena seperti ini tidak bisa menyalahkan satu pihak saja. “Jadi ada kondisi di rumah, sekolah juga luar sekolah sehingga inilah ekosistem yang harus kita bangun bagaimana semua merasa aman,” ujarnya.
Ia juga menggambarkan bagaimana contoh langkah antisipatif terhadap peserta didik dimulai dari rumah tangganya dahulu, pihak sekolah sampai lingkungan umum.
“Contoh kecil bisa saja melakukan razia tas, bawa apa saja ke sekolah untuk mengantisipasi kemungkinan yang bisa terjadi. Kemudian misalkan bagaimana menjaga penggunaan handphone yang baik, cek oleh gurunya termasuk dengan siapa saja bergaulnya baik di sekolah maupun di luar,” ujarnya.
Dengan demikian semua pihak baik orang tua, guru dan kepala sekolah, pemerintah harus peduli mengatasi persoalan ini.
“Saya tidak ingin lagi penganiyaan kepada pelajar. Kepada anak-anakku, mari isi masa remaja dengan hal yang positif dan menjadi bekal untuk masa depan ananda. Di sekolah selain ada kegiatan akademis juga ada ekstra kulikuler. Sumedang saat ini sudah memiliki Gedung Sumedang Creative Center, silahkan ikuti berbagai kegiatan kreatif di GSCC yang bisa menambah skil untuk menyongsong masa depan,” tuturnya. (jim)







