JATINANGOR – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kema Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Padjadjaran (Unpad) melaksanakan program kerja unggulan dengan menggelar Festival Olahraga dan Seni Peternakan (FORSENAK) 2023 di Plaza Fapet Unpad.
Kegiatan FORSENAK diawali dengan Grand Opening tanggal 19 Mei 2023 dan dilanjutkan 9 ajang perlombaan yang dibagi 3 macam lomba yakni Sport (Futsal, Volly, Tenis Meja, dan Basket), Art (Seni Lukis dan Solo Vokal), dan E-Sport (Mobile Legend) yang dilaksanakan mulai tanggal 20 Mei 2023 sampai dengan tanggal 10 Juni 2023, selanjutnya rangkaian FORSENAK 2023 ditutup dengan acara Grand Closing pada tanggal 17 Juni 2023.
Project Officer FORSENAK 2023 Fahrezi mengatakan, FORSENAK hadir untuk mewadahi Mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad dalam menyalurkan potensi yang dimilikinya, sehingga mahasiswa yang memiliki potensi dapat didukung sepenuhnya ke jenjang selanjutnya.
“Selain itu, kegiatan ini juga digunakan sebagai media silaturahmi antar angkatan di Kema Fapet dan diharapkan dapat menumbuhkan sense of belonging antar angkatannya karena dengan berkompetisi akan timbul kerjasama yang akan mempererat ikatan antar elemen angkatan yang ikut di dalamnya,” ujarnya.
Menurutnya, pada pelaksanaannya terbagi menjadi tiga rangkaian besar, yaitu Grand Opening, perlombaan seni dan olahraga, dan ditutup oleh rangkaian puncak, Grand Closing.
“Kebetulan Forsenak tahun ini berjudul Niscala Amerta. Niscala Amerta berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Niscala yang mempunyai makna “Kemenangan” dan Amerta yang mempunyai makna “Abadi dan Tidak Terlupakan”. Dengan nama ini, diharapkan FORSENAK 2023 dapat memberikan kesan pertandingan yang dapat membekas dihati setiap kema,” katanya.
Selain itu, kata ia, Niscala Amerta juga sesuai dengan tema FORSENAK tahun ini yaitu Indonesian Culture Carnival sehingga berlangsungnya event ini diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air dan mampu merasakan euforia dari kebersamaan setiap rangkaiannya.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjadi wadah terhadap minat bakat
Mahasiswa Peternakan Universitas Padjadjaran dalam kemampuannya di bidang seni dan olahraga. Pada Grand Closing Forsenak 2023, dihadiri lebih dari 300 peserta yang merupakan bagian
dari Keluarga Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran beserta panitia dan juga bintang tamu yang mengisi acara pada sore harinya,” tambahnya.
Menurutnya, Rangkaian acara pertama adalah penampilan dari Juara 1 dan 2 mata lomba Solo Vocal, Ceu Ismawati Coturnix 2022 dan Kang Fitrah Ardennes 2021, dari perlombaan yang sudah dilaksanakan sebelumnya.
“Selain penampilan dari Kema Fapet Unpad sendiri, Grand Closing FORSENAK 2023 juga mengundang lima bintang tamu, mulai dari Stand Up Comedy yang dibawakan oleh Stand up Indo Jatinangor, hingga band ZERRA asal Jakarta. Penampilan band pertama dimulai dari band Re-partere yaitu grup musik yang terbentuk di kota bandung pada akhir tahun 2019. Selanjutnya penampilan Modern Dance dari FIB : RATOR merupakan UKM modern dance FIB Universitas Padjadjaran yang dibentuk pada tahun 2016 untuk mewakili Fakultas Ilmu Budaya pada ajang Lomba Dance Forsi,” tambahnya.
Ditengah penampilan dari bintang tamu, lanjut ia, diadakan Awarding untuk
pemenang dari semua mata lomba yang sudah dilaksanakan pada rangkaian sebelumnya.
“Dilanjutkan kembali dengan penampilan dari bintang tamu utama pada FORSENAK 2023, yaitu band ZERRA yang berasal dari Jakarta dan ditutup dengan meriah oleh band HIMA TEPAR yang merupakan Himpunan Mahasiswa Teknik Party adalah kolektif yang lahir dari keresahan akan kurangnya hiburan di kampus yang dapat dinikmati oleh mahasiswa dan mahasiswi di Unpad,” tambahnya.
Fahrezi mengungkapkan, selain penampilan dari bintang tamu, juga mempersembahkan penampilan yang bertemakan Indonesian Culture Carnival
dimana mengangkat empat Budaya dari Pulau Bali, Kalimantan, Jawa, dan Papua yang mempersembahkan tari daerah lengkap dengan ikon di setiap pulau tersebut.
“Forsenak tahun ini sangat berkesan untuk saya, karena ini adalah kali pertama saya mencoba dan belajar sebagai Event Organizer. Untuk kedepannya pesan saya adalah semoga Forsenak berjalan lebih baik dalam hal konsep maupun teknis, meneruskan tren positif dari tahun ke tahun, serta bisa membawa dan membuktikan bahwa mahasiswa Fakultas Peternakan mempunyai SDM yang berkualitas serta mempunyai berbagai potensi dalam berbagai bidang,” tandasnya. (tha).






