RADARSUMEDANG.ID, PAMULIHAN – Fenomena kemarau panjang El Nino yang terjadi saat ini mengakibatkan musibah kebakaran dimana-mana. Bahkan, saat ini terjadi kebakaran di beberapa tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) di Jawa Barat termasuk di Sumedang yang tepatnya di TPSA Cibeureum, Kecamatan Cimalaka.
Kebakaran terjadi karena banyaknya sampah yang mudah terbakar yang menimbulkan kepulan asap pekat. Bahkan petugas pemadam kebakaran mengalami kesulitan karena api berada di dalam tumpukan sampah, sehingga sulit terdeteksi posisi api.
Upaya mengatasi permasalahan sampah, Pemerintah Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang membagikan mesin reaktor bio liquid kepada seluruh desa se-kecamatan itu. Camat Pamulihan, Rohana mengatakan, pengadaan masif reaktor bio liquid tersebut bersumber dari dana Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) Kecamatan Pamulihan tahun 2022.
“Alhamdulillah mesin telah disalurkan kepada seluruh desa, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebagai upaya mengatasi masalah yang kerap menjadi polemik saat ini,” ujar camat, Senin (28/08).
Rohana menambahkan, mesin reaktor bio liquid bisa mengolah sampah dari limbah dapur agar menjadi pupuk cair. Dimana pupuk cair itu bisa dimanfaatkan para petani.
“Untuk operator pengoprasiannya, sudah ada satu orang yang akan mengoperasikan mesin ini, karena sebelumnya mereka telah mengikuti pelatihan,” katanya.
Ia berharap, dengan adanya mesin liquid bisa mengurangi jumlah volume sampah dapur, tidak hanya mengolah saja tetapi memberikan manfaat bagi para petani. “Mudah-mudahan selain bisa mengatasi masalah sampah, juga dapat meningkatkan hasil produksi para petani, yang bisa mensejahterakan mereka pula,” tandasnya. (tha)






