Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan untuk Mendinginkan Kaki Tampomas

oleh

RADARASUMEDANG.id, CIMALAKA – Kebakaran lahan kembali melanda kawasan kaki Gunung Tampomas di wilayah Desa Cibeureum Kulon Kecamatan Cimalaka, Kamis (19/10). Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang Atang Sutarno mengatakan, kebakaran di lahan di kaki Gunung Tampomas ini terjadi sejak tiga hari lalu. Area yang paling luas terbakar yakni blok Gunung Karang dan tempat pembuangan sampah akhir (TPSA).

“Ini sudah hari ketiga. Kami sudah melakukan segala upaya, dan alhamdulilah untuk kebakaran di wilayah Gunung Tampomas ini sudah 90 teratasi,” kata Atang, Kamis siang.

Penanganan kebakaran tersebut kata Atang, melibatkan 210 petugas gabungan dari BPBD, Damkar,TNI, Polri, Polhut, Tagana, PDAM, Satpol PP, hingga pasukan kuning DLHK. Ratusan personil tersebut dibagi ke beberapa titik kebakaran.

“Selain menggunakan cara manual, 5 unit mobil Perhutani yang masing-masing membawa 1.000 liter air pun turut dikerahkan untuk memadamkan api. Kemudian 3 tangki air dari PDAM Sumedang serta ditambah dua tandon milik PMI. Bukan dari Sumedang saja, kami juga mendapat bantuan dari Perhutani Indramayu dan Cirebon,” ucapnya.

Meski sudah berlangsung tiga hari, namun luas lahan yang terbakar belum bisa dipastikan. Namun berdasarkan gambar udara dari BPBD Sumedang, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai puluhan hektar.

“Kendala pemadaman disini anginnya cukup kencang, dan juga titik kebakaran itu berada di tebing-tebing yang curam,” imbuhnya.

Akibat kebakaran yang kian meluas, aktivitas pembuangan sampah ke TPSA Cibeureum Kulon terhenti. Camat Cimalaka, Ayuh Hidayat menyebut, berdasarkan informasi yang ia terima, akibat adanya kebakaran di TPSA tersebut terjadi penumpukan sebanyak 120 ton di beberapa titik.

“Nanti mungkin setelah padam pembuangan sampah bisa berjalan kembali,” kata Ayuh. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.