RADARSUMEDANG.id, KOTA – Ratusan warga menyerbu Gelar Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Sumedang Selatan, pada Selasa (28/11). Sejak pukul 08.00 pagi, warga sudah berdatangan dan rela antre, padahal GPM baru dimulai pukul 09.00.
Pantauan di lapangan, warga yang sudah menunggu sejak pagi langsung merangsek berdesakan saat GPM baru dimulai. Sejumlah petugas Satpol PP dan panitia pun berupaya menenangkan warga dengan pengeras suara.
“Saya ngantri lama banget, saya sudah di sini sejak jam 8,” kata Wati, warga Dusun Nangtung Desa Ciherang. Wati sendiri berbelanja beras dan minyak goreng. Meski mengantre selama 1 jam lebih, namun Wati mengaku merasa terbantu dengan adanya GPM.
“Beli beras medium karena kebutuhan pokok, mumpung dekat ke rumah, daripada ke pasar,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang, Iwan Gustiwana, mengatakan bahwa dalam GPM tersebut, beras menjadi yang paling banyak diburu warga.
“Yang paling banyak dibeli adalah beras, untuk beras medium dijual Rp 55.000/5 kg, dan yang premium Rp 65.000/5 kg. Kemudian minyak juga cukup banyak dibeli,” kata Iwan.
Dalam GPM tersebut, kata Iwan, pihaknya menyiapkan sebanyak 10 ton beras dan Minyak Goreng Kita sebanyak 2 ton.
“Alhamdulillah, warga sangat antusias membeli produk-produk yang memang mereka butuhkan sehari-hari,” imbuhnya.
Lebih jauh, Iwan menjelaskan bahwa GPM tidak hanya digelar di Sumedang Selatan saja, melainkan juga di kecamatan lain hingga akhir tahun ini.
“Bulan depan, kami juga akan mengadakan kegiatan di Tanjungkerta, Tomo, Conggeang, dan lainnya. Mudah-mudahan Gelar Pasar Murah ini dapat membantu masyarakat, terutama dalam pengendalian inflasi daerah,” ujarnya. (gun)







