Alat Berat Diturunkan untuk Mitigasi Bencana untuk Penanganan Bendung Cimaherang

oleh
Penanggulangan Bendung Cimaherang Desa Sukasirnarasa terus dilakukan. Alat berat dikerahkan untuk membuat sodetan.

RADARSUMEDANG.id, RANCAKALONG – Penanganan Bendung Cimaherang di Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong, memasuki hari ke-10. Alat berat telah diterjunkan untuk mempercepat penanganan dengan pembuatan sodetan.

“Alat berat dari Satker tol sudah diturunkan sejak 3 hari untuk membuat sodetan. Penanganan dengan penyedotan dan penyodetan dilakukan dalam rangka mitigasi bencana agar tinggi muka air tidak meluap dan mengancam masyarakat sekitar,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno, pada Senin (11/12).

Atang menjelaskan bahwa selama 10 hari penanganan, tinggi muka air bendungan terus mengalami penurunan. Meskipun sering terkendala oleh hujan, penanganan tetap dilakukan dengan memprioritaskan keselamatan petugas.

“Kami berkejaran dengan hujan. Penanganan dilakukan 24 jam, tapi kalau turun hujan kami berhenti sementara demi keselamatan petugas, takutnya ada petir atau apa, ini sesuai SOP,” tambahnya.

Atang menyampaikan bahwa penanganan ini hanya bersifat jangka menengah, dilaksanakan oleh pihaknya hingga 20 hari ke depan atau selama 30 hari. Setelah itu, tanggung jawab akan diserahkan kepada Kementerian PU.

“Saat ini penanganannya hanya untuk jangka menengah. Nanti setelah 30 hari oleh kami, akan dilanjutkan oleh PU nasional. Metodenya nanti akan ditentukan oleh mereka, namun tetap dalam pengawasan kami,” tambahnya. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.