Kementerian Agama Sumedang Tetapkan Kegiatan Belajar Mengajar Ramadan 1445 H Sesuai Aturan Terbaru

oleh
KBM di salah satu Madrasah Aliyah yaitu MAN 2 Sumedang dilakukan dengan menggelar kegiatan keagamaan peningkatan keimanan, ketaqwaan, pendalaman, pemahaman dan keterampilan ibadah.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang memastikan, kegiatan belajar mengajar (KBM) di madrasah pada bulan Ramadan 1445 Hijriyah telah diatur sebagaimana aturan terbaru dari Kemenag.

Menurut Kasi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Suwarno, aturan itu terkandung dalam keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2762 Tahun 2023, tentang Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2023/2024.

“Alhamdulillah sejauh ini kegiatan belajar mengajar sesuai surat edaran yang kami peroleh dari pusat. Kegiatan pembelajaran selama ramadan diarahkan untuk peningkatan keimanan, ketaqwaan, pendalaman, pemahaman dan keterampilan ibadah,” kata Suwarno kepada sejumlah awak media, Selasa (19/3/2024).

Adapun kata dia, selama bulan ramadan setiap madrasah dapat menyelenggarakan program bimbingan ibadah ramadan. Termasuk kegiatan penguatan kompetensi beragama yang terkait dengan pelaksanaan puasa.

“Misalnya pesantren ramadan atau aktivitas pembinaan keagamaan lainnya. Pengaturan jam belajar selama bulan ramadan pun diatur oleh Kepala Madrasah atau menyesuaikan dengan ketetapan dari pemerintah dan/atau daerah,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, KBM di bulan Ramadan 1445 H itu berorientasi atau merujuk kepada 75 % harus berkolaborasi dengan keagamaan.

“Contoh kecil, guru ketika memberikan bahan ajar ke siswa sesuai pokok bahasannya. Barusan, ada tausiah bagi peserta didik terkait bagaimana menuju ketaqwaan, akhlak karimah dan sebagainya,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Suwarno, manfaat dari kegiatan tersebut agar meyakinkan bahwa peserta didik bisa sesuai sabda Rasulullah, Lau Ta’lamu Ummati Mafiromadon Lata Manu Antakunnasatun Nuruha Romadon, yang artinya, seandainya umatku ini mengetahui akan keistimewaan bulan suci ramadan, niscaya mereka berharap bahwa setahun semuanya ramadan.

“Jadi materinya KBM itu sendiri, tentang ketakwaan keimanan akhlakul karimah. Pelaksanaannya setelah tadarusan yang memang menjadi pokok pangkal,” jelas Suwarno. (jim)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.