RADARSUMEDANG.id, KOTA – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kabupaten Sumedang, H Ayi Subhan Hafas mengatakan, BAZNas tengah sibuk melakukan pencetakan voucher berupa kartu yang dapat diisi untuk melakukan intervensi pengentasan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Sumedang.
“Untuk program pengentasan kemiskinan kami bekerjasama dengan pemerintah daerah. Yang sebagaimana diketahui akan memberikan voucher senilai Rp 75 ribu yang nantinya BAZNas akan mencetak kartu yang bisa diisi,” kata Ayi Subhan kepada Radar Sumedang belum lama ini.
Ia menggambarkan, jika di satu KK miskin ekstrim beranggotakan 4 jiwa. Maka KK tersebut mendapat nominal Rp 300 ribu, yang nantinya kartu atau voucher yang dimaksud dapat digesek atau kemudian dipindai melalui barcode di warung-warung yang sudah dikerjasamakan dengan BAZNas.
“Saat ini masih tahap persiapan yang insya Allah bulan juli bisa launching. Mudah-mudahan melalui upaya kami bersama Pemda kita bisa mengintervensi 10.800 jiwa atau 3082 KK sesuai dengan data kemiskinan ekstrim di Sumedang yang kami dapatkan dari Bappppeda,” ujarnya.
Ia berharap dana infaq sedekah yang dititipkan ke BAZNas bisa mencukupi untuk melakukan pengentasan kemiskinan disesuaikan dengan kemampuan keuangan yang ada.
“Targetnya sesuai dengan keinginan Pemda kita bulan Desember kita harus sudah zero stunting sehingga dengan kerjasama bersama Pemda, uangnya bisa terkumpul dan disalurkan kepada yang terdata dan kita bisa membantu Pemda zero kemiskinan di bulan Desember,” ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan Ayi Subhan, yang dilakukan BAZNas yaitu mendapatkan data yang didapat dari Bappppeda kemudian nantinya mencetak kemudian mengisi kartunya sesuai dengan jiwa.
“Kartu ini tidak bisa dibelanjakan apa saja karena untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Jadi tempat penukarannya bisa warung kelontong yang nantinya melibatkan kecamatan dan UPZ kecamatan dan didistribusikan di tempat terdekat,” jelas Ayi Subhan. (jim)





