142 Perangkat Desa se-Kabupaten Sumedang Ikuti Pesantren Kilat

oleh
Para perangkat desa se-Kabupaten Sumedang mengikuti Peski di Pondok Pesantren Asyifa Wal Mahmudiyah, Jalan Simpang, Kecamatan Pamulihan, Senin (12/8)

RADARSUMEDANG.ID, PAMULIHAN – Sebanyak 142 peserta perangkat desa se-Kabupaten Sumedang mengikuti Pesantren Kilat (Peski) gelombang keempat di Pondok Pesantren Asyifa Wal Mahmudiyah, Jalan Simpang, Kecamatan Pamulihan, Senin (12/8).

Peski gelombang keempat tersebut digelar selama dua hari dan dibuka langsung Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli. “Peserta peski mendapatkan pembinaan keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan akhlak. Dengan pembinaan ini, diharapkan para peserta bisa membawa dampak positif dalam menjalankan tugas mereka di desa masing-masing,” ujar Pj Bupati. 

Ia menambahkan, peski ini bukan hanya untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antar perangkat desa. “Dengan sinergitas yang baik, kita bisa bersama-sama membangun Kabupaten Sumedang yang lebih maju dan berakhlak,” tambahnya.

Pimpinan Ponpes, Abuya KH. Muhyiddin Abdul Qadir Al-Manafi MA, menyambut baik para santri istimewa dari perangkat desa tersebut. “Buya menyambut kepada para santri istimewa perangkat desa yang mengikuti pesantren kilat ini, yang merupakan program dari pemerintah daerah (Pemda),” ujarnya. 

Abuya menambahkan bahwa tugas-tugas yang diemban oleh perangkat desa adalah tugas yang sangat mulia, suci, dan berat, sehingga memerlukan dukungan berbagai aspek, termasuk bimbingan rohani. 

“Semoga dalam mengemban tugas mulia memerlukan berbagai hal pendukung untuk mensukseskan dalam menjalankan tugas sebagai perangkat desa, diantaranya kita memerlukan bimbingan rohani serta petunjuk-petunjuk dari Allah dan rasul,” katanya. 

Abuya juga mengungkapkan kegembiraannya dengan adanya pesantren kilat bagi perangkat desa ini. Meski ini kilat, tapi bakal banyak mendapat manfaat dan keberkahan karena peserta pesantren kilat ini bukan duduk di cafe, tempat hiburan, tapi duduk di tempat yang bisa mendatangkan hidayah. 

“Di tempat ini, insyaallah diberkahkan, kita berkumpul dengan para santri-santri, dengan para kiai-kyai, yang mana kita akan mendapatkan limpahan keberkahan orang-orang saleh dan kita akan mendapatkan doanya orang-orang soleh dan doanya para ulama-ulama Allah, bukan cuma kita saja, tapi masyarakat, insya Allah semuanya akan mendapatkan keberkahan,” katanya. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.