RADARSUMEDANG.id, KOTA — Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumedang Masa Khidmat 2024-2029 resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, Prof. Dr. K.H. Rahmat Syafei, MA, dalam acara yang berlangsung di Gedung Negara Sumedang pada Rabu (9/10/2024).
Selain pengukuhan Dewan Pimpinan, acara tersebut juga menjadi momentum pengukuhan Komisi dan Lembaga MUI Kabupaten Sumedang untuk periode yang sama, yang dilakukan oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Sumedang, K.H.R.M. Anwar Sanusi.
Dalam sambutannya, K.H.R.M. Anwar Sanusi menyampaikan pentingnya kerja sama yang solid di antara pengurus MUI dalam menjalankan amanah sebagai pelayan umat. “Saya mengajak kepada seluruh pengurus untuk lebih bersungguh-sungguh dalam bekerja sama, karena bagaimanapun juga, beban kita sebagai pelayan umat semakin hari semakin berat,” ujar KH Uci, sapaannya.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus MUI Kabupaten Sumedang atas komitmen mereka dalam mengemban tanggung jawab di wadah MUI. “Kepada seluruh pengurus, saya berharap kita benar-benar bisa bekerjasama dengan baik demi kemaslahatan umat,” tambahnya.
Di samping itu, KH Uci turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang atas dukungan yang diberikan dengan membangun Kantor MUI di Jalan Pangeran Sugih. Namun, ia juga menyayangkan lokasi kantor yang berdekatan dengan tempat pembuangan sampah (TPS), yang sering mengganggu aktivitas rapat terutama pada pukul 10.00 pagi akibat bau tak sedap.

“Keberadaan kantor MUI yang baru di Jalan Pangeran Sugih sangat membantu, tetapi kami merasa terganggu dengan bau yang kurang sedap dari tempat pembuangan sampah di dekatnya. Kami berharap Pemda Sumedang bisa memberikan solusi nyata terhadap permasalahan ini,” ungkapnya.
Terlepas dari itu, Ketua MUI juga mengapresiasi komposisi kepengurusan baru yang terdiri dari para pakar di berbagai bidang, seperti kesehatan, lingkungan hidup, dan narkotika.
“Komposisi ini membuktikan bahwa MUI tidak hanya berfokus pada urusan keagamaan, tetapi juga mencakup bidang-bidang strategis yang relevan dengan kehidupan masyarakat,” pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, mewakili Pj Bupati Sumedang yang berhalangan hadir, Asisten Daerah Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Sumedang Asep Uus, menyatakan bahwa pihaknya akan segera mencari solusi terbaik terkait keluhan tersebut.
“Kami akan menindaklanjuti permasalahan ini secepatnya. Memang, keberadaan TPAS lebih dulu ada sebelum Kantor MUI dibangun, tetapi mudah-mudahan kita bisa menemukan solusi terbaik,” ujar Asep Uus di akhir sambutan pengukuhan.
Lebih lanjut, Asep Uus menambahkan bahwa penyelesaian masalah ini memerlukan pendekatan yang baik dan bijaksana.
“Untuk menyelesaikan masalah ini, kita perlu pendekatan yang halus, mungkin juga setengah halus. Kami mohon doa agar bisa segera diselesaikan dengan cara yang tepat,” ungkapnya.
Sebelumnya dalam membacakan sambutan Pj Bupati Sumedang, Asda Kesra Pemkab Sumedang Asep Uus menyampaikan apresiasinya terhadap peran MUI Kabupaten Sumedang.
“MUI memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pengukuhan pengurus MUI Kabupaten Sumedang ini merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat peran MUI dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Di era globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat ini, kata Asep, masyarakat dihadapkan pada masalah yang semakin kompleks yang memerlukan bimbingan dan arahan dari para ulama.
“Kami berharap, dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, MUI Kabupaten Sumedang dapat memberikan fatwa dan nasihat keagamaan kepada pemerintah dan umat, menjaga kerukunan antarumat beragama, meningkatkan akhlak mulia untuk mewujudkan masyarakat yang bermoral, memberdayakan ekonomi umat, serta menjadi mitra pemerintah dalam pembinaan mental dan spiritual masyarakat,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, Prof. Dr. K.H. Rahmat Syafei, MA, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus MUI Kabupaten Sumedang yang telah dikukuhkan.
“Semoga sumpah yang telah diucapkan tadi memberikan kekuatan tersendiri untuk kita semua dalam berkhidmat kepada umat di kepengurusan MUI Sumedang,” ujarnya.
Prof. Rahmat juga berharap agar MUI Sumedang dapat bermitra erat dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mewujudkan kerukunan dan perdamaian. “Kami berharap bapak ibu semua bisa berkhidmat dan bermitra dengan Pemda Sumedang,” katanya.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan agar MUI Sumedang dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah di kalangan anak bangsa demi keharmonisan bersama.
“Kami dari MUI Jawa Barat berharap agar peran MUI semakin meningkat, khususnya dalam memperkuat persamaan persepsi dan mempererat ukhuwah Islamiyah serta ukhuwah wathaniyah di kalangan anak bangsa untuk menciptakan keharmonisan dan persatuan,” tutupnya.(rik)





