RADARSUMEDANG.id, KOTA – Hari kedua Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda XLII Universitas Sebelas April (UNSAP) Sumedang digelar pada Kamis (24/10) di Ballroom Asia Plaza Sumedang.
Pada hari ini, wisudawan yang diwisuda berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sebelas April Sumedang.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Sebelas April (YPSA), Rektor UNSAP Prof. Dr. H. Arifin, S.H., M.Pd., para Wakil Rektor, para Dekan Fakultas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dr. Dian Sukmara, perwakilan LLDikti Wilayah IV, serta keluarga para wisudawan.
Pembina Yayasan Pendidikan Sebelas April (YPSA) Sumedang, H. Surya Mulyadi, menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para wisudawan, bahwa momentum wisuda adalah hari yang telah lama dinantikan, baik oleh para wisudawan maupun orang tua.
“Ini adalah hari puncak yang ditunggu-tunggu, hasil dari seluruh perjuangan akademik yang telah dilalui selama 4 tahun. Ini adalah pencapaian yang patut kita syukuri,” ujarnya.
Namun, H. Ute, sapaannya, juga mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjuangan baru. Perjuangan panjang dan melelahkan ini adalah sesuatu yang layak disyukuri.
“Tetapi hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Di depan, banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi,” pesannya kepada para lulusan.
Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa alumni UNSAP, khususnya lulusan kali ini, telah ditempa dengan baik selama menempuh pendidikan di universitas tersebut.
“Saya yakin, dengan segala gemblengan yang telah kalian terima di Universitas Sebelas April, apapun tantangan dan rintangan di masa depan, kalian pasti bisa melewatinya. Yang terpenting, tanamkan semangat Sebelas April di dalam diri kalian,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua STAI Sumedang, Dindin Saefudin, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan STAI meluluskan 112 wisudawan, terdiri dari 82 lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam dan 30 lulusan Program Studi Ekonomi Syariah.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Harapan kami, lulusan-lulusan STAI ini dapat menjadi insan yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Kami berharap mereka menjadi orang yang cerdas, bukan hanya dari segi intelektual, tetapi juga dalam pengertian lebih luas, yaitu selalu mengingat kematian dan mempersiapkan kehidupan setelahnya, seperti yang disampaikan oleh Rasulullah SAW,” ujar Dindin.
Dindin menekankan pentingnya penguasaan teknologi di era digital. sebab, perubahan zaman tidak bisa dihindari.
“Di STAI, kami selalu mengembangkan teknologi informasi dan membekali mahasiswa dengan pengetahuan digital. Saat ini, teknologi sudah menjadi tuntutan mutlak, dan kami ingin lulusan kami mampu beradaptasi dengan perubahan ini,” tambahnya.
Dindin memberikan pesan kepada para wisudawan agar selalu menjaga nama baik STAI Sumedang dan mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh.
“Islam bukan hanya sekadar teori, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Sidang Terbuka Senat Wisuda XLII UNSAP Sumedang ini menjadi momen bersejarah bagi para wisudawan, keluarga, serta seluruh civitas akademika yang hadir, menandai pencapaian penting dalam perjalanan akademik mereka. (tha)






