RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Pemerintah Kabupaten Sumedang melakukan evaluasi terhadap Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tahun 2024 di Desa Kutamandiri, Kec. Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Rabu (6/11).
Ketua TP PKK Sumedang, Yeyet Nurhayati, menyatakan bahwa program P2WKSS merupakan inisiatif yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan peran aktif perempuan di berbagai aspek, baik dalam keluarga maupun di lingkungan publik.
“Program ini diharapkan mampu menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera melalui integrasi sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan perempuan,” ujarnya.
Yeyet Nurhayati mengungkapkan harapannya agar keterlibatan perempuan dalam pembangunan semakin meningkat setiap tahunnya. Melalui P2WKSS, perempuan diharapkan lebih percaya diri, memiliki keterampilan, dan aktif berkontribusi di lingkungannya.
“Tentu hal ini didukung dengan adanya evaluasi yang dilakukan untuk mengukur efektivitas program, mengidentifikasi kendala, merumuskan strategi ke depan, serta berbagi praktik terbaik antar berbagai pihak,” ucapnya.
Ia mengaku, Evaluasi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan P2WKSS sebelum tahap verifikasi tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Evaluasi ini memberi kesempatan bagi kita untuk mengukur keberhasilan program, menemukan tantangan yang dihadapi, dan menyusun langkah-langkah perbaikan,” jelasnya.
Dari hasil pemantauan, kata ia, tercatat pencapaian yang positif di Desa Kutamandiri berkat sinergi dari TP PKK, SKPD terkait, dan mitra program. Sejumlah kegiatan produktif seperti pelatihan keterampilan budidaya anggur, magot, serta pembuatan garnis atau hiasan makanan dan tata rias pengantin telah dilaksanakan, melibatkan 100 keluarga binaan yang menjadi fokus utama program.
“Meski capaian program cukup membanggakan, upaya perbaikan tetap harus dilakukan. Kami berharap seluruh masyarakat Desa Kutamandiri, tidak hanya 100 keluarga binaan, bisa merasakan manfaat dari program ini. Dengan keberhasilan P2WKSS, kita harapkan kesejahteraan dapat merata di seluruh lapisan masyarakat desa,” tambahnya.
Yeyet juga memberikan apresiasi kepada TP PKK Desa Kutamandiri, Ibu Kepala Desa, TP PKK Kecamatan Tanjungsari, SKPD, serta seluruh mitra program yang telah berkolaborasi dan berinovasi dalam pelaksanaan kegiatan.
“Jadikan evaluasi ini sebagai momen untuk meningkatkan kinerja dan memperbaiki kekurangan, khususnya dalam menghadapi verifikasi tingkat provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.
Dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, diharapkan hasil dari evaluasi ini akan membawa manfaat bagi masyarakat Desa Kutamandiri dan berkontribusi pada kesejahteraan yang berkelanjutan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A Kabupaten Sumedang, Ekki Riswandiyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi atas Program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) di Desa Kutamandiri.
“Hari ini adalah penilaian tingkat kabupaten.
Evaluasi ini dilakukan untuk melihat pencapaian dan kendala yang masih perlu ditingkatkan menjelang penilaian tingkat provinsi. Kami ingin mengevaluasi hasil pembinaan yang telah dilakukan sejak April lalu. Dari pencanangan hingga pelaksanaan, kami melihat keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai. Jika masih ada hambatan, semoga dapat diperbaiki sebelum evaluasi akhir dari provinsi,” jelas Ekki.
Menurut Ekki, hasil evaluasi menunjukkan perkembangan positif di berbagai aspek. Ibu-ibu binaan sudah menunjukkan hasil luar biasa.
“Produk-produk buatan mereka, mulai dari makanan, olahan sampah, hingga hantaran, semuanya inovatif. Selain itu, angka stunting sudah menurun dan lingkungan sekitar semakin bersih dan sehat berkat program P2WKSS,” ujarnya.
Ekki menegaskan bahwa Desa Kutamandiri sudah siap menghadapi evaluasi tingkat provinsi.
“Secara lapangan, kami melihat Desa Kutamandiri sudah siap dan memiliki banyak keunggulan. Tinggal menyempurnakan laporan administrasi, semoga ini menjadi langkah menuju juara di tingkat provinsi,” tambahnya.
(tha)







