RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang kembali mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, terutama melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Langkah ini dinilai sangat penting, mengingat musim hujan telah tiba, sehingga risiko penyebaran nyamuk Aedes aegypti, penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), semakin meningkat.
Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumedang, Aan Sugandi, menegaskan bahwa PSN merupakan cara paling efektif dalam mencegah penularan DBD.
“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan PSN atas inisiatif sendiri, bukan hanya menunggu instruksi,” kata Aan, Rabu (27/11).
Menurut Aan, meningkatnya risiko DBD saat musim hujan disebabkan oleh banyaknya genangan air yang menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Ia juga menyebutkan bahwa kasus DBD di Kabupaten Sumedang tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Hingga Oktober 2024, tercatat ada 2.341 kasus DBD dengan 7 kematian. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang hanya mencatat 1.308 kasus dengan 3 kematian,” ucapnya.
Melihat peningkatan ini, Aan menegaskan perlunya langkah antisipatif yang lebih intensif, salah satunya dengan rutin melaksanakan PSN di lingkungan masing-masing.
“Upaya ini menjadi penting untuk memutus rantai penyebaran nyamuk. Kami harap masyarakat benar-benar sadar akan pentingnya langkah ini,” tuturnya.
Dinkes Sumedang juga mengajak semua pihak, termasuk perangkat desa dan sekolah, untuk turut serta dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mengurangi risiko DBD.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala demam tinggi, nyeri sendi, dan ruam kulit sebagai tanda awal DBD. (gun)







