Mahasiswa KKN IPB Edukasi Pemilahan Sampah dan Tabungan Bank Sampah untuk Siswa SD di Situraja Utara

oleh

RADARSUMEDANG.id, Situraja Utara –Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University yang diterjunkan di Desa Situraja Utara menggelar program edukasi lingkungan bertajuk Lingkungan Asri Masyarakat Peduli di Usia Kanak-kanak (LAMPUKAKA). Program ini berlangsung sejak Senin (14/7/2025) hingga Sabtu (26/7/2025), menyasar siswa-siswi kelas 1 hingga 6 di dua sekolah dasar, yakni SDN Babakanbandung dan SDN Pakemitan II.

Kegiatan minggu pertama dilaksanakan di SDN Babakanbandung, sedangkan minggu kedua di SDN Pakemitan II. Tujuannya adalah menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya mengenal jenis-jenis sampah serta mengelola sampah secara bijak.

Melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan, mahasiswa KKN-T IPB memperkenalkan perbedaan antara sampah organik dan anorganik, menjelaskan dampak lingkungan dari sampah yang tidak dipilah, serta mengajak siswa mengikuti permainan edukatif dan praktik langsung memilah sampah di kelas masing-masing.

Tak hanya itu, para mahasiswa juga mengenalkan sistem Bank Sampah yang dikelola oleh BUMDes Situraja Utara. Siswa diajak menabung sampah anorganik yang sudah dipilah sebagai bentuk kontribusi terhadap pengelolaan lingkungan sekaligus pembelajaran finansial dasar.

Kegiatan puncak dilakukan pada hari Sabtu yang bertepatan dengan kegiatan Pramuka. Siswa diajak membuat tempat sampah dari galon bekas untuk memilah sampah organik dan anorganik di tiap kelas. Tempat sampah tersebut dihias oleh siswa menggunakan cat, kertas lipat, dan stiker, lalu diberi label pemilahan serta buku tabungan Bank Sampah.

Respon siswa pun sangat antusias. Salah satu siswa kelas 6 SDN Pakemitan II, Keyla, mengungkapkan kesannya, “Kegiatan mengenai pilah sampah seru dan bermanfaat!”

Kepala SDN Babakanbandung dan SDN Pakemitan II, Engkus Kusnawan, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. “Program ini sangat bagus dan sejalan dengan upaya mewujudkan sekolah ramah lingkungan yang kami jalankan,” ujarnya.

Diharapkan, program ini dapat menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi peduli lingkungan, serta mampu menerapkan kebiasaan memilah sampah di sekolah maupun di rumah.

No More Posts Available.

No more pages to load.