RADARSUMEDANG.ID, TANJUNGSARI – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, meninjau sarana dan prasarana di SMP Negeri 2 Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari.
Sekolah ini dinilai sebagai salah satu kebanggaan Sumedang karena telah meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan.
Fajar mengapresiasi upaya sekolah dalam menerapkan pengelolaan sampah berbasis zero waste. Menurutnya, SMPN 2 Tanjungsari mampu mengolah sampah organik dan nonorganik tanpa ada yang terbuang. Bahkan sekolah tersebut sudah memiliki alat bioreaktor sebagai pendukung.
“Saya bangga karena di sini tidak ada problem. Insya Allah sekolah lain juga bisa mencontoh. Ini harus menjadi percontohan zero waste di Sumedang,” ujarnya.

Wabup menegaskan, Dinas Pendidikan harus cepat tanggap dalam menindaklanjuti kebutuhan sarana prasarana agar tidak menimbulkan kerusakan lebih besar.
“Kalau sejak awal ditangani dengan nominal kecil, jangan dibiarkan sampai akhirnya butuh nominal besar. Jadi peran kepala sekolah harus aktif melaporkan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti kondisi keuangan daerah yang bergantung pada Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), serta hibah pusat dan provinsi yang fluktuatif.
“Kami tidak ingin pembangunan di Sumedang terganggu hanya karena keterbatasan anggaran. Karena itu kami berkolaborasi dengan kejaksaan, kepolisian, dan pihak terkait untuk menggenjot pendapatan dari sektor pajak,” katanya.
Fajar menekankan pentingnya kejujuran wajib pajak, terutama para pengusaha di Sumedang, dalam memenuhi kewajiban.
“Kami tidak meminta lebih, hanya butuh kejujuran membayar pajak. Dengan begitu, pembangunan pendidikan maupun fisik di Sumedang bisa terus berjalan,” tandasnya.(tha)







