RADARSUMEDANG.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang melaksanakan survei kebutuhan penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) dan fasilitas keselamatan di lingkungan kampus di depan MAN 1 Sumedang pada Selasa (2/9/2025).
Kehadiran jajaran Dishub itu langsung diterima Kepala MAN 1 Sumedang, Abdul Haris di ruang kerjanya. Hadir dalam acara tersebut Kabid Dishub Sumedang, E Nurhendi, Kasie Dishub Sumedang, Andhy dan lainnya.
Andhy mengatakan, ZoSS merupakan pengendalian kegiatan lalu lintas melalui pengaturan kecepatan dengan penempatan marka dan rambu pada ruas jalan di lingkungan sekolah. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan perhatian pengemudi terhadap penurunan batas kecepatan di zona selamat di lingkungan sekolah, serta memberikan rasa aman kepada para murid yang akan menyeberang di jalan dan mencegah terjadinya kecelakaan sebagai upaya untuk menjamin keselamatan murid di sekolah.
ZoSS menjadi bagian dari kegiatan manajemen dan rekayasa lalu lintas berupa pengendalian lalu lintas dan penggunaan suatu ruas jalan di lingkungan sekolah. “Anak sekolah merupakan kelompok rentan pengguna jalan, karena secara psikis maupun fisik belum mampu merespon bahaya secara cepat dan tepat. Atas dasar itulah Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menerapkan aturan melalui Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor SK.1304/AJ.403/DJPD/2014 tentang Zona Selamat Sekolah (ZoSS),” Jelasnya.
Di tempat yang sama, Kepala MAN 1 Sumedang, Abdul Haris berterima kasih dan bersyukur menjadi bagian dari survey Penerapan ZoSS ini. “Saya atas nama kepala Madrasah mengucapkan banyak terima kasih kehadiran jajaran Dishub Sumedang. Semoga secepatnya program ini terealisasi karena memang kami sangat membutuhkannya,” ungkapnya.
Abdul Haris menyebutkan, kebutuhan yang sangat urgen di antaranya kebutuhan rambu-rambu lalu lintas, zebra cross, penerang jalan, plang hati-hati banyak anak sekolah atau lampu kuning tanda hati-hati bagi pengendara yang melewati jalan depan MAN 1 Sumedang. Jalan raya depan MAN 1 Sumedang ini terbilang jalur cepat, petugas Satpam sekolah terkadang kewalahan ketika sedang bertugas penyebrangan siswa.
Dengan adanya bantuan ini, intinya untuk melindungi pejalan kaki (anak sekolah) dari bahaya kecelakaan lalu lintas. “Dimana pengendara yang berada dalam zona sekolah dapat mengurangi dan menggunakan kecepatan rendah untuk memberikan waktu reaksi yang lebih lama dalam mengantisipasi gerakan penyebrang jalan (anak sekolah), yang seringkali bersifat spontan dan tak terduga. Sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan,” jelasnya.
Pihaknya menambahkan, pemasangan zona selamat sekolah ini dilaksanakan mengingat saat ini lalu lintas di Kabupaten Sumedang kian ramai dengan kendaraan bermotor. Tentunya dengan penerapan zona selamat sekolah yang disertai dengan marka kejut, marka pengingat dan zebra cross ini dapat mendukung keamanan dan keselamatan menuju atau pulang sekolah di MAN 1 Sumedang.
“Tentunya harapan kami dengan dilengkapinya zona selamat sekolah dapat mendukung upaya keamanan dan keselamatan sekolah yang berada di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya. (tri)





