RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Ratusan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Sumedang bagian barat menerima bantuan biaya pendidikan melalui program BAZNAS Goes to School, Senin (09/09).
Ketua BAZNAS Sumedang Ayi Subhan Hafas melalui Wakil Ketua 1 Rahwan Sanusi, mengatakan bantuan ini diberikan untuk meningkatkan literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus membangun karakter kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.
“Kegiatan ini dirangkaikan dengan Sosialisasi dan Penguatan Optimalisasi Penghimpunan ZIS ASN Dinas Pendidikan,” ujarnya saat memberikan sambutan di SDN Cipacing Pamulihan.
Rahwan mengapresiasi sinergi antara BAZNAS dengan Dinas Pendidikan serta PGRI. Menurutnya, penyaluran bantuan ini tidak lepas dari kontribusi aparatur sipil negara (ASN) yang telah menunaikan ZIS melalui BAZNAS.
“Insyaallah amanah ini kami salurkan kepada siswa yang berhak meskipun jumlahnya masih terbatas,” katanya.
Menurutnya, Dana yang dihimpun dari ASN saat ini baru mampu membiayai dua siswa di setiap sekolah. Kendati begitu, program tersebut diharapkan bisa meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan dasar sekolah, seperti seragam, sepatu, hingga perlengkapan belajar.
“Masih banyak potensi zakat yang belum tergali maksimal. Jika optimal, dana umat ini bisa lebih berpihak kepada pendidikan,” tambahnya.
Kendati demikian, lanjut ia, BAZNAS Sumedang juga telah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekolah yang diberi kewenangan menghimpun sekaligus menyalurkan ZIS kepada penerima manfaat.
“UPZ sekolah mendapat dua tugas, pertama menghimpun infak dan sedekah, kedua menyalurkannya sesuai dengan kebutuhan,” jelas Rahwan.
Ia berharap program BAZNAS Goes to School bisa menumbuhkan empati dan kepedulian sosial di kalangan siswa. Selain itu, ia menekankan pentingnya sekolah memperbarui SK UPZ yang sudah kedaluwarsa agar penyaluran dana umat tetap terjamin legalitasnya.
Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dayat Hidayatulah menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada siswa. Ia berharap program ini benar-benar bermanfaat untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat Sumedang.
“Sebagai pihak yang bertanggung jawab di bidang SD, kami ingin berkolaborasi lebih lanjut dengan BAZNAS agar ada beasiswa khusus bagi siswa yang rumahnya jauh dari sekolah. Selama ini ada kendala karena faktor transportasi, sehingga bantuan pendidikan juga perlu diarahkan ke sana,” ujarnya.
Ia menegaskan, dengan kerja sama yang berkelanjutan antara BAZNAS dan Dinas Pendidikan, pemerataan akses pendidikan di Sumedang akan lebih mudah diwujudkan. (tha)







