RADARSUMEDANG.ID, PAMULIHAN – Upaya mencegah kenakalan remaja terus dilakukan jajaran Polsek Pamulihan. Bhabinkamtibmas Desa Citali, Aipda Supendi, menggelar bimbingan dan penyuluhan (binluh) kepada warga belajar PKBM Ciptasari Kencana di Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Minggu (21/9) lalu.
Dalam kesempatan itu, Supendi menyampaikan sejumlah materi penting, di antaranya bahaya bullying atau perundungan.
“Bullying di lingkungan sekolah masih menjadi persoalan serius yang mengancam tumbuh kembang anak, tindakan perundungan bukan hanya melukai fisik, tetapi juga meninggalkan trauma psikologis jangka panjang yang dapat mengganggu prestasi hingga masa depan korban,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bullying bisa menyebabkan anak kehilangan rasa percaya diri, takut bergaul, bahkan berisiko mengalami depresi.
“Jika tidak ditangani, korban bisa kehilangan semangat belajar,” ujarnya.
Materi lainnya, kata ia, dampak penyalahgunaan narkoba, hingga bentuk-bentuk kenakalan remaja. Ia juga memberikan sosialisasi terkait prosedur pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang bisa diurus langsung di Polres.
Sementara itu, Supendi menambahkan edukasi semacam ini penting agar generasi muda lebih waspada, tidak terjerumus pada perilaku menyimpang.
“Kegiatan serupa akan dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tandasnya.
Kegiatan binluh tersebut digagas oleh PKBM Ciptasari Kencana bekerja sama dengan Polsek Pamulihan.
Pimpinan PKBM, Lies Rohmah Elia P, menegaskan pihaknya berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan terbebas dari praktik perundungan maupun narkoba.
“Kami berharap penyuluhan ini memberi wawasan dan bekal moral bagi para warga belajar agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter,” ujar Lies. (tha)





