RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kepala Pelaksana Badan Pengelola Rebana, Helmy Yahya, menegaskan salah satu tugas utamanya adalah menarik investor untuk berinvestasi di Kawasan Rebana. Kawasan strategis ini dirancang sebagai motor pertumbuhan ekonomi Jawa Barat masa depan, meliputi tujuh kabupaten/kota: Subang, Sumedang, Cirebon, Majalengka, Indramayu, Kuningan, dan Kota Cirebon.
“Inilah tugas saya, dan saya mulai dari Sumedang yang pemimpinnya saya kenal baik. Saya harus bisa mempromosikan Sumedang sebagai kabupaten yang siap diinvestasi. Lahannya ada, masyarakatnya siap, dan pemerintahnya sangat mendukung dipimpin Pak Dony,” ujar Helmy saat mendampingi investor asal Rusia ke Sumedang, baru-baru ini.
Menurut Helmy, kepemimpinan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memberikan banyak kemudahan bagi investor. Mulai dari pengurangan pajak, percepatan perizinan, hingga sikap jemput bola yang dinilainya luar biasa.
“Hari ini saya membawa investor dari Rusia, dan saya yakin akan banyak lagi yang datang ke Sumedang,” katanya.
Helmy berharap kepala daerah lain di Kawasan Rebana dapat meniru langkah Bupati Dony. Ia mencontohkan keberhasilan Sumedang dalam penerapan e-government yang kini menjadi pionir nasional.
“Bupatinya mau belajar, memberi kepercayaan kepada staf, dan hasilnya bisa dirasakan. Saya saksi hidup perubahan itu,” ungkapnya.
Lebih jauh, Helmy menyampaikan optimismenya atas kepercayaan yang diberikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk mengelola Kawasan Rebana. Menurutnya, wilayah dengan jumlah penduduk sekitar 10 juta jiwa itu harus mampu menciptakan lapangan kerja baru.
“Jawa Barat punya pekerjaan rumah besar karena tingkat pengangguran masih tinggi. Padahal potensinya luar biasa, mulai dari sumber daya lahan hingga perguruan tinggi. Menurut saya, tidak akan kekurangan orang hebat. Mari kita besar bersama,” ucap Helmy.(gun)







