Sumedang Jadi Tuan Rumah Kejurda Motocross 2025, Bupati Dony Dorong Peningkatan Akses ke Sirkuit Cambora

oleh

RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Kabupaten Sumedang kembali menjadi pusat perhatian dunia otomotif Jawa Barat. Ratusan crosser dari berbagai daerah di Jawa Barat, Banten, dan sejumlah wilayah lainnya ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) West Java Motocross Grasstrack Championship 2025, yang digelar di Sirkuit Cambora, Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, 23–24 Oktober 2025.

Ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Bupati Sumedang ini berlangsung meriah dengan dukungan ribuan penonton yang antusias menyaksikan aksi para pembalap.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir membuka langsung kejuaraan tersebut. Dalam sambutannya, Dony menegaskan pentingnya semangat kompetisi sebagai jalan menuju kemajuan dan peningkatan kemampuan para pembalap muda.

“Tidak akan ada kemajuan tanpa kompetisi. Kegiatan seperti ini menjadi wadah untuk mengasah keterampilan dan membangun mental juara,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada IMI Jawa Barat dan panitia pelaksana yang telah mempercayakan Sumedang sebagai tuan rumah kejurda tahun ini. Menurutnya, penyelenggaraan event otomotif bukan hanya soal olahraga, tetapi juga memberikan efek domino terhadap perekonomian daerah.

“Sebuah kegiatan pasti berdampak. Pertama, menghasilkan atlet handal; kedua, menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Dony.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony juga berkomitmen untuk memperbaiki akses jalan menuju Sirkuit Cambora agar lebih representatif dan nyaman bagi peserta maupun penonton.

“Tempat ini memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi otomotif Jawa Barat. Pemda Sumedang akan segera memperbaiki akses jalan dan melengkapi fasilitas pendukungnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IMI Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang atas dukungannya terhadap dunia otomotif. Ia menilai kegiatan seperti Kejurda Motocross bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Event otomotif selalu membawa dampak positif. UMKM, bengkel, dan pelaku usaha kecil ikut hidup. Jika akses jalan semakin baik, kami siap mendukung agar kegiatan seperti ini bisa rutin digelar,” tutur Daniel.

Ketua Panitia Penyelenggara, Dedi Mardja, menambahkan bahwa Kejurda Motocross 2025 menjadi ajang pembinaan bagi para pembalap muda dan sarana menyalurkan minat generasi muda pada kegiatan positif.

“Event ini menjadi wadah pembinaan dan ajang prestasi bagi crosser daerah. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar berkat dukungan semua pihak,” ujarnya.

Pemilik Sirkuit Cambora, Iwan Hermawan dari tim MyOne26, menyebutkan bahwa sebanyak 32 race digelar dalam berbagai kelas, mulai dari pemula hingga profesional.

“Para pembalap dari berbagai klub turut hadir menjajal lintasan Cambora. Kami bangga Sumedang bisa menjadi tuan rumah kejuaraan seri kedua ini,” kata Iwan.

Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Dede Mulyadi, menyatakan dukungan penuhnya terhadap berbagai kegiatan olahraga yang digelar di Lapang Cambora, termasuk motocross dan pacuan kuda. Sebagai penggagas kegiatan motocross di lokasi tersebut, Dede menilai even olahraga seperti ini mampu menggairahkan semangat masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

“Kejurda hari ini sangat disambut baik oleh masyarakat, bahkan saya undang seluruh anggota dewan untuk menyaksikan kemeriahan motocross,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Dede menegaskan, dirinya siap mendukung dan memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan olahraga otomotif di Sumedang. Sebagai wakil rakyat, ia berkomitmen memberikan dukungan kebijakan agar olahraga ini semakin diminati masyarakat.

Selain menjadi ajang hiburan dan prestasi, kegiatan motocross juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

“Banyak pelaku UMKM ikut berjualan, otomatis ekonomi masyarakat meningkat,” tambahnya.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Kejurda Motocross 2025, Sumedang diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan otomotif di Jawa Barat. Selain melahirkan atlet berprestasi, event ini juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.