RADARSUMEDANG.id, WADO – Kecelakaan maut melibatkan microbus Elf bernomor polisi E 7566 KC terjadi di jalur Malangbong–Wado, tepatnya di turunan Cae, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Sabtu (1/11) malam. Insiden ini menewaskan empat orang dan melukai 16 penumpang lainnya.
Seluruh korban awalnya dievakuasi ke Puskesmas Wado untuk mendapat pertolongan medis pertama, sebelum sebagian dirujuk ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang.
Dalam video amatir yang beredar, suasana panik tampak di lokasi kejadian. Warga terlihat berupaya menolong korban, sementara beberapa penumpang masih terjebak di dalam kendaraan yang terguling di sisi turunan.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Dede Fadilah, mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup sulit lantaran posisi kendaraan miring dan sebagian korban terjepit.
“Tiga korban sempat sulit dievakuasi, satu di antaranya meninggal di lokasi karena terhimpit jok penumpang. Dua lainnya juga sudah tidak bernyawa saat dikeluarkan dari kendaraan,” ujar Dede di lokasi kejadian.
Berkat bantuan warga sekitar dan tim gabungan, seluruh korban akhirnya berhasil dievakuasi.
“Berkat kerja sama masyarakat, semua korban luka dan jenazah berhasil dievakuasi,” tambahnya.
Ia menyebut sebagian besar korban mengalami luka akibat sayatan pecahan kaca di bagian wajah, tangan, dan dahi.
Sementara itu, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Dini Kulsum Mardiani, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.05 WIB.
“Microbus mengangkut rombongan peziarah dari Tasikmalaya menuju Majalengka. Saat di tikungan, pengemudi menyalip kendaraan di depannya. Karena tidak mengenal medan yang menurun dan berkelok, kendaraan hilang kendali dan terguling,” jelasnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan.
Adapun tiga korban yang meninggal di lokasi masing-masing bernama Esih (63), Tasa (54), dan Mulya (55), seluruhnya warga Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. Sedangkan satu korban tambahan, Sarnawi (57), meninggal dunia pada Minggu (2/11) dini hari saat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Umar Wirahadikusumah.
Staf Humas RSUD Umar Wirahadikusumah, Rana Robana, menyebut dari 17 pasien kecelakaan yang masuk, 12 orang masih dirawat dan empat lainnya sudah diperbolehkan pulang.
“Yang meninggal menjadi empat orang, tiga di Puskesmas Wado dan satu di rumah sakit saat perawatan intensif,” ujarnya.(gun)





