RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG SELATAN – Tebing setinggi sekitar tujuh hingga delapan meter di kawasan Pondok Pesantren Gunung Cupu, Lingkungan Pasarean, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, mengalami longsor pada Selasa (11/11/2025) sore.
Longsoran tanah sempat menutupi akses masuk menuju lingkungan pesantren yang berada di atas tebing. Warga sekitar pun berinisiatif melakukan penanganan awal menggunakan alat seadanya sebelum petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran tiba di lokasi.
Salah seorang warga Gunung Cupu, Didi (62), mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah Sumedang Kota.
“Tadinya longsoran tanah sempat menutupi jalan menuju pesantren dan ke arah permukiman warga. Saya coba singkirkan supaya orang bisa lewat,” kata Didi kepada Radar Sumedang di lokasi kejadian.
Menurutnya, terdapat dua titik longsoran: satu di akses menuju Pondok Pesantren Gunung Cupu dan satu lagi di jalan menanjak ke arah permukiman warga.
“Di atas ada empat rumah. Yang lewat juga harus hati-hati karena kalau terpeleset bisa jatuh ke bawah. Kami berharap pemerintah segera membantu, sebab warga di atas terancam terisolasi. Kami juga meminta pembangunan TPT baru menggantikan yang longsor,” ujarnya.
Sekitar pukul 18.30 WIB, petugas BPBD Sumedang bersama tim Damkar melakukan asesmen dan pembersihan material longsor agar akses warga serta para santri dan santriwati bisa kembali terbuka.(jim)







