RADARSUMEDANG.id, KOTA – Cara unik dilakukan Polres Sumedang dalam membina para mantan preman agar bisa berdaya guna dan memiliki penghasilan dengan cara positif. Mereka yang sebelumnya terjaring dalam Operasi Pemberantasan Premanisme kini dilatih menanam Ubi Cilembu dalam polybag.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Program “Preman Pensiun” Polres Sumedang, yang juga mendukung gerakan penanaman 15.000 Ubi Cilembu khas Sumedang. Adapun peluncuran program tersebut dilakukan di Gedung Serba Guna Polres Sumedang, Senin (10/11).
“Program ini diharapkan dapat memotivasi para mantan preman untuk menanam Ubi Cilembu sebagai upaya meningkatkan taraf ekonomi mereka. Selain itu, keterampilan ini bisa ditularkan kepada masyarakat sekitar karena menanam Ubi Cilembu di polybag tidak memerlukan lahan luas dan bisa dilakukan di pekarangan rumah,” ujar Sandityo.
Dalam tahap awal, sebanyak 100 mantan preman akan dilibatkan dalam program tersebut. Polres Sumedang bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang untuk memberikan pendampingan, agar peserta mampu mengelola budidaya Ubi Cilembu secara mandiri.
Setiap peserta akan mendapatkan 50 polybag yang bisa dirawat di rumah masing-masing. Hasil panen nantinya akan dibantu pemasarannya oleh Polres Sumedang.
“Targetnya sekitar 2.500 hingga 3.000 polybag akan ditanam oleh para mantan preman ini. Kami ingin mereka menemukan keterampilan baru agar bisa lebih berdaya guna dan bermanfaat di tengah masyarakat,” tutur Kapolres.
Salah satu peserta, Abeh, mantan preman asal Cimanggung yang sebelumnya bekerja sebagai tukang ukir sekaligus juru parkir liar, mengaku tertarik mengikuti program tersebut.
“Biasanya saya ngukir sambil jaga parkiran. Setelah ikut pelatihan, saya jadi penasaran dan mau coba menanam Ubi Cilembu, meski belum pernah sebelumnya. Apalagi dikasih modal dan pendampingan. Saya ingin ini jadi jalan buat kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.(hun)







