Dispusipda Jabar Apresiasi Penguatan Literasi di Kabupaten Sumedang 2025

oleh
Panji Pede Rab, 12 Nov, 19.16 (2 hari yang lalu) kepada saya For Radar Sumedang Salah seorang remaja saat mencari beberapa koleksi buku di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumedang.

RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Kusmana Hartadji, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang atas komitmennya dalam membangun dan memperkuat budaya literasi.

Hal itu disampaikan Kusmana saat menghadiri Festival Literasi Sumedang 2025 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, di Gedung Perpustakaan Kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), baru-baru ini.

Menurutnya, perhatian Pemkab Sumedang terhadap literasi layak menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Barat.
“Saya melihat Sumedang sangat konsisten mendorong gerakan literasi. Ini terlihat dari dukungan penuh pemerintah daerah yang hadir langsung dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Kusmana menyebut Sumedang saat ini masuk tiga besar kabupaten/kota dengan indeks literasi terbaik di Jawa Barat.
“Kabupaten Sumedang memiliki ekosistem literasi yang kuat, dengan banyak gagasan dan program yang bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” katanya.

Ia menambahkan, perpustakaan kini bukan hanya ruang membaca, tetapi juga tempat lahirnya ide, diskusi publik, dan ruang untuk mengembangkan kreativitas masyarakat.
“Saya berharap ke depan Sumedang bisa meraih peringkat pertama indeks literasi di Jawa Barat,” harapnya.

Kusmana juga mengapresiasi langkah progresif Pemkab Sumedang dalam mengembangkan sistem perpustakaan digital yang semakin terhubung dan memiliki jumlah anggota yang terus meningkat. Ia menilai Festival Literasi menjadi wadah penting untuk memperluas ruang publik yang inklusif, sekaligus memperkuat budaya membaca dan menulis.
“Inovasi seperti ini bisa menjadi model bagi daerah lain dalam membangun ekosistem literasi digital,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemprov Jawa Barat melalui Dispusipda.
“Bagi kami, literasi bukan hanya membaca dan menulis, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis dan kreatif sebagai fondasi SDM unggul,” tutur Dony.

Ia menyebut kegiatan literasi merupakan bagian dari upaya Pemkab dalam menyiapkan masyarakat yang adaptif terhadap perubahan zaman.
“Melalui Festival Literasi, kami ingin terus menumbuhkan semangat membaca, menulis, dan berdiskusi. Dengan dukungan banyak pihak, kami optimistis Sumedang bisa meraih indeks literasi terbaik di Jawa Barat,” ujarnya.

Dony menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat transformasi digital di bidang literasi.
“Ke depan, perpustakaan di Sumedang tidak hanya tempat mencari buku, tetapi harus menjadi ruang kolaborasi dan inovasi masyarakat,” pungkasnya. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.