RADARSUMEDANG.id, KOTA – Polres Sumedang resmi meluncurkan maskot “Ucil” (Ubi Cilembu) sebagai upaya pelestarian sekaligus penguatan identitas lokal komoditas unggulan daerah, Selasa (27/1). Peluncuran tersebut menjadi bagian dari program inovatif Polres Sumedang dalam mempopulerkan Ubi Cilembu melalui penanaman menggunakan media polybag.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, mengatakan bahwa kehadiran maskot Ucil diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk terlibat dalam regenerasi pelestarian Ubi Cilembu.
“Maskot Ucil kami hadirkan sebagai simbol inovasi sekaligus sarana edukasi, agar generasi muda tertarik dan terlibat langsung dalam pelestarian Ubi Cilembu,” ujar Sandityo.
Selain sebagai ikon, maskot Ucil juga menjadi sarana pendekatan Polres Sumedang kepada masyarakat. Maskot tersebut dilengkapi barcode yang dapat diakses publik untuk memperoleh informasi tentang tata cara penanaman Ubi Cilembu menggunakan media polybag.
Menurut Kapolres, metode penanaman polybag dipilih karena lebih praktis dan tidak membutuhkan lahan pertanian luas, sehingga dapat diterapkan oleh masyarakat di pekarangan rumah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa siapa pun bisa menanam Ubi Cilembu, bahkan dari halaman rumah sendiri. Dengan polybag, masyarakat tidak perlu lahan luas,” katanya.
Dikatakan, pemilihan Ubi Cilembu sebagai maskot Polres Sumedang didasarkan pada nilai strategisnya sebagai bahan pangan fungsional unggulan yang berasal dari Kabupaten Sumedang.
Program ini juga diharapkan mampu mencetak generasi muda sebagai petani milenial yang berkontribusi dalam pelestarian komoditas lokal.
Polres Sumedang turut membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat maupun pelaku UMKM untuk memanfaatkan maskot Ucil dalam berbagai kegiatan tanpa dipungut biaya.
Kami membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat dan UMKM untuk menggunakan maskot Ucil sebagai bagian dari promosi dan kegiatan kreatif,” tambah Sandityo.
Peluncuran maskot Ucil merupakan rangkaian program Polres Sumedang menjelang pelaksanaan panen raya Ubi Cilembu. Dalam kegiatan tersebut, Polres Sumedang juga menargetkan pencatatan tiga rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam satu kegiatan. (gun)






