Usai Dilantik Jadi Ketua Percasi Sumedang, Tatang Taryana Gaspol Alias Gas Penuh Meraih Target dan Tingkatkan Prestasi

oleh
oleh
FOR RADARSUMEDANG.ID PELANTIKAN: Rangkaian acara pelantikan pengurus Percasi Sumedang masa bhakti 2026 hingga 2030 di Gedung Negara pada Minggu, 15 Februari 2026

RADARSUMEDANG.ID – Akan langsung gaspol alias gas penuh meraih target medali dan menuju turnamen tingkat nasional. Demikian disampaikan Ketua Percasi Sumedang, Tatang Taryana usai dilantik di Gedung Negara pada Minggu, 15 Februari 2026.

 

Tatang menyatakan kesiapannya mengemban amanah memimpin Percasi Sumedang untuk masa bhakti pengurus baru di periode 2026–2030. “Bahwa catur bukan sekadar permainan, tetapi sarana membentuk kecerdasan, kreativitas, kesabaran, dan karakter generasi muda,” ucapnya kepada wartawan usai pelantikan.

 

Mengenai program prioritas 2026–2030 antara lain melanjutkan program eksisting, termasuk kewajiban klub terakreditasi menggelar minimal satu turnamen pertahun. Penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, dan stakeholder lain serta peningkatan pembinaan atlet di semua kategori usia.

 

Selain itu juga penguatan pelatih dan wasit melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi serta pembentukan pengurus tingkat kecamatan guna memperluas regenerasi atlet. Percasi Sumedang sendiri juga akan memiliki sekretariat di Balai Kawani, Jalan Akhir Rasyugi No. 3, sebagai pusat koordinasi kegiatan.

 

“Dalam waktu dekat, Percasi berencana menggelar turnamen tingkat nasional serta mendukung berbagai agenda seperti Dandim Cup ke-3 dan kejuaraan antar-klub,” sebut Tatang. Pihaknya menargetkan kontribusi medali pada ajang Porda 2026, meskipun sebelumnya Sumedang berada di peringkat ke-12, namun dia optimistis setidaknya mampu meraih medali perunggu.

 

“Catur punya dinamika unik. Siapa pun bisa menang jika persiapan matang dan strategi tepat,” ujarnya optimistis. Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pengurus baru, Percasi Sumedang diharapkan mampu mencetak prestasi sekaligus membangun budaya catur yang kuat dan membanggakan masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang, Drs. Agus Muslim dalam sambutannya menyampaikan, momentum ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan prestasi catur di Sumedang. “Ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik serta apresiasi atas dedikasi keluarga besar Percasi,” paparnya.

 

Ia juga memohon doa untuk Bupati dan Wakil Bupati Sumedang yang berhalangan hadir di acara pelantikan, agar senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas. Sementara itu, komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan olahraga, khususnya catur, melalui tiga pilar utama

 

Pertama pemasalan yaitu menjangkau masyarakat luas guna mencari bibit unggul. Kedua pembinaan adalah mengembangkan potensi atlet menuju prestasi. Ketiga kompetisi yaitu menyediakan ruang bertanding untuk mengukur kemampuan. Ketiga tahapan tersebut harus berjalan beriringan agar Sumedang mampu bersaing di tingkat Jawa Barat hingga nasional, termasuk ajang PON.

 

Perlu pula mendorong pendekatan kreatif dalam pemasalan catur dengan melibatkan dunia usaha. Agus Muslim mengusulkan konsep “KB Catur” di kafe atau tempat makan, pemberian diskon bagi pengunjung yang bermain catur, hingga menghadirkan papan catur dalam event kuliner malam minggu.

 

“Catur harus jadi hiburan yang membumi dan menarik. Jangan hanya mengandalkan pola bantuan administratif. Kita perlu gerakan bersama agar demam catur kembali terasa di Sumedang,” pungkasnya. (tri)

No More Posts Available.

No more pages to load.