Oleh: KH. Aim Najmudin, S.SY
FAIDAH: Diriwayatkan dari Salman al-Farisi Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkhutbah kepada kami di hari terakhir bulan Sya’ban, beliau bersabda:
“Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian bulan yang agung dan penuh berkah. Di dalamnya terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasanya sebagai kewajiban dan shalat malamnya (tarawih) sebagai sunnah.
- Pahala Amal: Barangsiapa yang mendekatkan diri (kepada Allah) di bulan ini dengan satu kebaikan (sunnah), maka pahalanya seperti mengerjakan satu kewajiban di bulan lain. Dan barangsiapa mengerjakan satu kewajiban, pahalanya seperti mengerjakan 70 kewajiban di bulan lain.
- Karakter Ramadan: Ini adalah bulan kesabaran, dan balasan bagi kesabaran adalah surga. Ini adalah bulan kepedulian (muwasah), dan bulan di mana rezeki orang mukmin ditambah.
- Keutamaan Memberi Buka: Barangsiapa memberi buka puasa bagi orang yang berpuasa, maka itu menjadi ampunan bagi dosa-dosanya dan pembebasan dirinya dari api neraka, serta ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.”
Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, tidak semua dari kami memiliki sesuatu untuk memberi buka puasa bagi orang yang berpuasa.”
Rasulullah SAW menjawab: “Allah memberikan pahala ini kepada orang yang memberi buka puasa meskipun hanya dengan sebiji kurma, seteguk air, atau isapan susu (pemberian yang sangat sedikit).”
- Keutamaan Memberi Kenyang: “Barangsiapa yang mengenyangkan orang yang berpuasa, maka Allah akan memberinya minum dari telagaku (Al-Kautsar) dengan sekali minum yang membuatnya tidak akan haus lagi selama-lamanya hingga ia masuk ke surga.”
- Tiga Fase Ramadan: “Bulan ini permulaannya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.”
Anjuran Memperbanyak Empat Hal: “Perbanyaklah melakukan empat hal di bulan ini; dua hal yang dengannya kalian membuat Tuhan kalian ridha, dan dua hal yang kalian pasti membutuhkannya.
- Dua hal untuk keridhaan Allah: Syahadat (Laa ilaha illallah) dan beristighfar (memohon ampun) kepada-Nya.
- Dua hal yang kalian butuhkan: Memohon surga kepada-Nya dan berlindung kepada-Nya dari api neraka.”
Wahai saudaraku, ini adalah kabar gembira bagi orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadan.(*)
*)Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundanmg Undangan MUI Kab. Sumedang







