582 Jemaah Haji Kabupaten Bandung Tetap Berangkat, Pemerintah Pastikan Keamanan

oleh
Generate AI

BERITA SINGKAT

  • 582 calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung tetap dijadwalkan berangkat.
  • Pemerintah pastikan keselamatan jemaah di tengah situasi Timur Tengah.
  • Tahapan penyelenggaraan haji berjalan sesuai rencana tanpa perubahan jadwal.
  • Jemaah diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi hoaks.
  • Manasik haji dan dukungan UMKM lokal menjadi bagian persiapan.

RADARSUMEDANG.id, SOREANG – Di tengah situasi geopolitik yang belum stabil di kawasan Timur Tengah, sebanyak 582 calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung tetap dijadwalkan berangkat pada musim haji 1447 Hijriah. Pemerintah memastikan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama.

Kementerian Haji dan Umrah menyatakan telah menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi dinamika yang berkembang di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan agar penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan aman meski situasi global belum sepenuhnya kondusif.

Hingga saat ini, tahapan penyelenggaraan ibadah haji masih berjalan sesuai rencana awal yang telah ditetapkan. Pemerintah juga memastikan tidak ada perubahan signifikan dalam jadwal keberangkatan jemaah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung, Dudi Suryadarma, mengimbau calon jemaah agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Pemerintah terus memberikan bimbingan, pelayanan, dan perlindungan kepada seluruh jemaah. Hal tersebut sesuai dengan amanat undang-undang tentang ibadah haji dan umrah yang menjadi dasar penyelenggaraan,” ujarnya, Selasa (7/4).

Ia berharap konflik di Timur Tengah dapat segera mereda sehingga pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar. Selain itu, jemaah diminta terus mempersiapkan diri melalui kegiatan manasik haji.

“Manasik haji menjadi bagian penting dalam pembekalan agar jemaah dapat menjalankan ibadah secara mandiri. Pembekalan ini juga bertujuan menciptakan kenyamanan dan keamanan selama berada di tanah suci,” tambahnya.

Pemerintah juga mendorong kesuksesan ekonomi haji melalui pemanfaatan produk dalam negeri, sehingga kebutuhan jemaah dapat dipenuhi oleh pelaku UMKM lokal.

“Kami juga mengajak jemaah untuk saling membantu selama pelaksanaan ibadah berlangsung. Harapannya, ibadah haji dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan sosial dan keagamaan jemaah,” ungkapnya.

(kus)

No More Posts Available.

No more pages to load.