BERITA SINGKAT
- Seorang lansia berinisial T (72) ditemukan tewas di rumahnya di Subang.
- Korban diduga menjadi korban perampokan dengan kondisi tangan dan kaki terikat.
- Peristiwa terjadi Rabu (15/4) malam di Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan.
- Uang puluhan juta rupiah dan perhiasan emas dilaporkan hilang.
- Kasus masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Subang.
SUBANG – Seorang lansia berinisial T (72), yang akrab disapa Mak Iyah, ditemukan tewas di rumahnya di Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, diduga menjadi korban perampokan.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tangan dan kaki terikat kain samping, serta mulut tersumpal kain. Bahkan, tubuh korban sempat tertutup kasur dan bantal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/4) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat ditemukan, kondisi rumah korban juga terlihat berantakan.
Selain itu, sejumlah uang tunai puluhan juta rupiah yang disimpan di lemari serta perhiasan emas yang dikenakan korban dilaporkan hilang.
Ketua RT setempat, Masliah, mengungkapkan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui setelah dirinya dibangunkan oleh suami korban yang merasa curiga dengan kondisi rumah.
“Anaknya melihat kondisi rumah mencurigakan, lalu membangunkan saya untuk mengecek bersama. Saat itu memang korban tinggal sendiri di rumah. Suaminya, Pak Haji Ridho, sedang berada di rumah anaknya yang tengah menggelar hajatan menjelang keberangkatan haji,” ujar Masliah, Kamis (16/4/2026).
Saat memasuki rumah, mereka mendapati kamar korban dalam kondisi berantakan. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut tersumpal kain.
Mengetahui hal tersebut, Masliah segera menghubungi Kepala Dusun yang kemudian meneruskan laporan ke pihak kepolisian.
Tidak lama kemudian, aparat kepolisian bersama tim Inafis Polres Subang tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit guna keperluan autopsi.
Saat ini, kasus dugaan perampokan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Subang. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi dan masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
(Anr)







