Siswi SDIT Insan Sejahtera Harumkan Sumedang di Ajang Pasanggiri Biantara Tingkat Jabar

oleh
Para siswi SDIT Insan Sejahtera Sumedang berhasil menjuarai Pasanggiri Biantara 2026 baru-baru ini

RADARSUMEDANG.id, BANDUNG — Suasana haru dan bangga menyelimuti keluarga besar SDIT Insan Sejahtera Sumedang. Di tengah ketatnya persaingan ribuan peserta dari seluruh Jawa Barat, sekolah tersebut kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi yang berhasil membuat harum nama Kabupaten Sumedang.

Terbaru, siswa SDIT Insan Sejahtera berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Pasanggiri Biantara Mieling Poe Ngadegna Tatar Sunda 2026 yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat.

Adalah Faida Annaila Zahra, siswi kelas 6B, yang sukses memikat dewan juri lewat kemampuan pidato Bahasa Sunda yang komunikatif, berkarakter, sekaligus sarat nilai budaya Sunda. Tidak hanya itu, tim pendukung dari SDIT Insan Sejahtera juga berhasil membawa pulang penghargaan Juara Supporter Terbaik yang diraih Alika, Azzalea, Salma, dan Syaffira dari kelas 6B.

Kepala SDIT Insan Sejahtera, Destryana Riffandi, SE, MPd mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa para siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat Jawa Barat. Ini bukan sekadar soal juara, tetapi bagaimana generasi muda tetap mencintai bahasa dan budaya Sunda,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan orang tua, guru, serta lingkungan sekolah yang terus mendorong siswa untuk berani tampil dan percaya diri.

“Prestasi ini semoga menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi sesuai potensi masing-masing,” katanya.

Ajang Pasanggiri Biantara tahun ini memang berlangsung sangat kompetitif. Tercatat sebanyak 1.381 peserta dari jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat se-Jawa Barat mengikuti kompetisi tersebut. Dari jumlah itu, panitia kemudian menyaring peserta hingga tersisa 24 grand finalis terbaik yang tampil di panggung final memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat.

Kompetisi digelar di Aula Graha Pustaloka Dispusipda Jawa Barat pada Rabu (13/5) dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube DP3AKB Jabar. Para peserta ditantang membawakan pidato bertema sejarah, nilai luhur, hingga kearifan lokal Tatar Sunda.

Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera, Hj Yani Citraeni, SE, MPd menilai prestasi tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membangun generasi yang unggul sekaligus berkarakter.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki identitas budaya dan keberanian tampil di ruang publik. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan masyarakat Sumedang,” tuturnya.

Ia berharap capaian tersebut menjadi pemantik semangat bagi siswa lain untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan di berbagai bidang.

Di balik riuh tepuk tangan dan dukungan supporter, kemenangan SDIT Insan Sejahtera dalam Pasanggiri Biantara 2026 seolah menjadi penegas bahwa pelestarian budaya Sunda masih hidup di tangan generasi muda. Dari Sumedang, semangat itu kembali digaungkan hingga level Jawa Barat.(rik)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.