RADARSUMEDANG.ID – SMKN Buahdua di Kabupaten Sumedang kembali menggelar kegiatan pendidikan karakter pada Jumat hingga Sabtu (22-23/05). Kegiatan tersebut sebagai upaya berkelanjutan membentuk peserta didik yang tidak hanya berkompeten secara keahlian, tetapi juga memiliki kepribadian dan mentalitas yang tangguh.
Acara dipimpin Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Taufiq Ridwan bersama tim kesiswaan dan dilaksanakan dengan melibatkan kehadiran para orang tua wali murid, berlokasi di Tampomas Indah Dusun Cilumping, Desa Cikurubuk, Kecamatan Buahdua.
”Kegiatan ini kami laksanakan dengan satu tujuan besar, agar seluruh siswa SMKN Buahdua senantiasa meningkatkan kualitas diri dan kepribadiannya. Utamanya penguatan mental dan karakter melalui pengembangan segala kelebihan yang dimiliki masing-masing individu. Nilai dan kekuatan karakter yang terbentuk hari ini akan menjadi bekal paling berharga bagi mereka, baik saat nanti terjun ke dunia kerja maupun dalam menjalani kehidupan bermasyarakat di masa depan,” jelas Taufiq di sela acara.
Ia juga menyoroti keberagaman yang ada di lingkungan sekolah, mengingat para orang tua berasal dari berbagai latar belakang ekonomi, budaya, maupun kebiasaan yang berbeda-beda. “Kita sadari betul bahwa latar belakang keluarga siswa sangat beragam. Harapan kami, SMKN Buahdua mampu terus meningkatkan daya jangkau dan kualitas pendidikannya, sehingga nilai-nilai karakter dapat tertanam kuat dan merata pada setiap siswa, terlepas dari perbedaan latar belakang tersebut,” ungkapnya.
Sebagai bentuk keseriusan dan pengukuran keberhasilan program, sekolah telah menetapkan indikator penilaian yang jelas dan terukur. Di antaranya adalah penetapan standar nilai Alpha: jika capaian nilai Alpha siswa lebih dari 3 kali dalam satu semester, maka siswa tersebut masuk ke dalam kriteria yang memenuhi standar pendidikan karakter.
Selain indikator angka, penilaian juga melibatkan rekomendasi langsung dari wali kelas, yang dianggap paling memahami perkembangan perilaku dan kepribadian siswa sehari-hari di lingkungan sekolah.
Keterlibatan orang tua dalam kegiatan ini menjadi poin penting, karena pendidikan karakter dinilai tidak bisa berjalan maksimal hanya dari pihak sekolah saja. Sinergi dan kesatuan pola asuh antara sekolah dan keluarga menjadi kunci agar nilai-nilai positif yang diajarkan dapat diterapkan secara konsisten, baik di sekolah maupun di rumah.
Pihak sekolah berkomitmen untuk terus menjalankan program pendidikan karakter secara berkelanjutan dan sistematis. Melalui standar penilaian yang terukur serta dukungan penuh dari orang tua, SMKN Buahdua bertekad melahirkan lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, dan kesiapan mental menghadapi tantangan masa depan. (tri)







