BERITA SINGKAT
- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sumedang–Wado, Dusun Tegal Panjang, Kecamatan Ganeas.
- Mobil pikap yang mengangkut sekitar 16 penumpang bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat.
- Seorang anak berusia sekitar 3-4 tahun meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
- Belasan penumpang pikap mengalami luka-luka dan mendapat perawatan medis.
- Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa saksi dan barang bukti.
RADARSUMEDANG.id, GANEAS – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil pikap dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Sumedang–Wado, tepatnya di Dusun Tegal Panjang, Desa Ganeas, Kecamatan Ganeas, Rabu (3/6) sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang anak meninggal dunia dan belasan orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni mobil pikap bernomor polisi Z-8575-HQ dan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi Z-3885-BD.
Mobil pikap diketahui mengangkut rombongan warga asal Desa Mulyajaya, Kecamatan Wado, yang hendak menjenguk tetangga mereka yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit wilayah Sumedang Kota.
Dalam rekaman video amatir yang beredar, mobil pikap tampak terguling di lokasi kejadian. Sejumlah warga terlihat berupaya mengevakuasi para korban yang berada di sekitar kendaraan.
Salah seorang saksi mata, Rudianto (86), mengaku mendengar suara benturan keras dari rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Saya dengar suara benturan keras. Saat dilihat sudah ada korban yang tergeletak. Ada ibu-ibu yang mengalami luka-luka di bagian kaki dan tangan, kemudian langsung dibawa ke klinik terdekat,” ujarnya.
Kapolsek Ganeas, Iptu Wilas Sutisna, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya, mobil pikap yang terlibat dalam kecelakaan itu mengangkut sekitar 16 penumpang di bagian bak belakang.
“Rombongan dalam kendaraan pikap diketahui berangkat dari arah Wado menuju Sumedang Kota. Saat melintas di kawasan Tegal Panjang, terjadi kecelakaan dengan sepeda motor Honda Beat,” kata Wilas saat menjenguk para korban di sebuah klinik.
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Ganeas segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan evakuasi korban, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas untuk penanganan lebih lanjut.
“Polsek Ganeas langsung ke TKP dan menghubungi Unit Laka Lantas, serta membawa beberapa korban ke Klinik Pasundan di wilayah Ganeas. Namun berdasarkan informasi dari klinik, ada beberapa penumpang yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dan direncanakan dirujuk ke rumah sakit di Sumedang,” ujarnya.
Wilas menambahkan, korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut merupakan seorang anak berusia sekitar tiga hingga empat tahun yang saat kejadian sedang dibonceng ibunya menggunakan sepeda motor Honda Beat.
“Berdasarkan informasi dari petugas klinik, anak berusia sekitar tiga sampai empat tahun yang dibonceng menggunakan sepeda motor Beat tersebut dinyatakan meninggal dunia. Saat dibawa ke klinik, korban sudah dalam kondisi meninggal,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang penumpang pikap mengungkapkan bahwa sejak awal perjalanan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Menurutnya, penumpang sempat mengingatkan sopir agar mengurangi kecepatan, namun tidak diindahkan.
“Dari awal juga bawa mobil sudah kencang banget. Sudah ditegur penumpang, tapi tetap saja kencang, katanya biar cepat sampai,” tuturnya.
Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap kronologi serta penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden yang merenggut satu korban jiwa tersebut.
(gun)





