RADARSUMEDANG.ID – Kabar gembira dari Objek Wisata Aden Tembong Agung. Objek wisata religi dan bidaya itu menggratiskan selama satu minggu untuk para pengunjung yang hendak berwisata kesana.
Promo gratis berlaku terhitung sejak Sabtu, 6 Juni 2026 hingga Jumat, 12 Juni 2026. Destinasi wisata dimaksud berlokasi di Jalan Aden Surya Kencana, Kampung Ciduging, RT 02/RW 03, Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.
Owner Objek Wisata Aden Tembong Agung, Sahman Abdul Ghapur mengajak para wisatawan yang hendak berkunjung kesana. “Sekarang sedang ada promo gratis selama satu minggu. Gratis karcis masuk dan parkir serta kolam renang, silakan datang untuk dinikmati para pengunjung,” ajaknya.
Tempat hiburan wisata itu menyajikan pemandangan indah yang terhampar luas ke arah Bendungan Jatigede. Dari kejauhan juga terlihat Masjid Al-Kamil dan relatif dekat dengan Situs Prabu Guru Aji Putih yang sudah tenggelam di bendungan raksasa itu.
“Digratiskan karena kami ingin membantu masyarakat yang hendak berwisata. Nuansa liburan gratis ini cocok untuk anak sekolah yang hendak menikmati liburan atau rombongan keluarga serta rombongan bersama temen-temen,” jelas Sahman.
Dia mengulas rasa keprihatinan melihat kondisi Situs Prabu Guru Aji Putih lantaran selama ini turut tergenang Bendungan Jatigede. Sehingga kehadiran Objek Wisata Aden Tembong Agung yang mulai beroperasi sejak pertengahan Januari 2024 itu, untuk mengenang Prabu Guru Aji Putih, sosok leluhur Sumedang.
Makam Prabu Guru Aji Putih berlokasi di Kampung Cipeueut, Désa Cipaku, Kecamatan Darmaraja. Prabu Aji Putih ialah raja pertama Kerajaan Tembong Agung yang merupakan cikal bakal Kerajaan Sumedanglarang.
Sahman mengajak kepada para pemimpin dan tokoh masyarakat Kabupaten Sumedang agar tetap bersama-sama menjaga berbagai situs peninggalan sejarah. Khususnya Situs Eyang Prabu Aji Putih agar lebih dikenal masyarakat luas dan tidak terlupakan oleh generasi selanjutnya.
“Maka, untuk anak-anak sekolah yang liburan kesini mencari hiburan sembari lebih mengenal objek wisata religi dan budaya di Objek Wisata Aden Tembong Agung,” ucapnya. Wisata itu luasnya sekitar 200 bata atau 2.800 meter persegi.
Tersedia area parkir luas mampu menampung kapasitas 50 unit mobil di tiga tempat parkir yang berdekatan. Baik mobil maupun motor selama ini juga tidak dipungut biaya parkir.
Bangunan dan interior objek wisata didesain konsep alami. Terdapat saung besar di lantai dua yang bisa difungsikan sebagai tempat pertemuan. Bangunan musala diperbolehkan tempat menginap bagi pengunjung yang hendak tawasulan. Dilengkapi fasilitas MCK dan wahana pendukung lainnya seperti tempat bermain anak dan sejumlah saung serta tempat beristirahat.
“Menu favorit yaitu ikan bakar gurame, gulai cimaranggi, ayam kampung bakar, sate hingga pesanan kambing guling,” ujarnya. Konsep pengembangan kedepan, dari Wisata Aden Tembong Agung dibuka akses menuju Situs Prabu Guru Aji Putih melintasi perairan Bendungan Jatigede.
Wisata dimaksud dikembangkan demi meningkatkan perekonomian warga masyarakat sekitar yang terdampak bendungan raksasa itu. Sahman menambahkan, nama Wisata Aden Tembong Agung diambil dari sebuah nama anaknya yang bernama Aden Surya Kencana dan digabungkan dengan nama Kerajaan Tembong Agung.
Lokasi wisata berjarak sekitar 3 kilometer dari Jalan Raya Darmaraja atau berjarak sekitar 15 kilometer dari jantung Kota Sumedang. Akses menuju lokasi mudah dijangkau kendaraan mobil maupun motor roda dua. (tri)






