Kadisdik Sumedang Imbau Sekolah-Sekolah Gelar Perpisahan secara Sederhana

oleh
Sejumlah peserta didik saat unjuk bakat siswa hebat pada acara perpisahan kelas IX di kampus SMPN 9 Sumedang, baru-baru ini. Perpisahan sekolah berlangsung meriah di lapangan sekolah didampingi para guru dan unjuk kreativitas para siswa.

RADARSUMEDANG.id, KOTA — Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk menggelar acara perpisahan sekolah secara sederhana.

Itu dikatakan Eka ditengah momentum menjelang tahun ajaran baru 2026-2027 yang identik dengan aktivitas perpisahan sekolah.

“Untuk edarannya masih sama dengan yang tahun kemarin. Jadi jika sekolah ingin mengadakan acara perpisahan, mereka wajib melaksanakannya secara sederhana dan cukup di lingkungan satuan pendidikan masing-masing tanpa harus membebani finansial orang tua siswa,” kata Eka saat dikonfirmasi Radar Sumedang usai menghadiri Khotmil Qur’an Santri BKPRMI di GOR Tadjimalela, Selasa (16/6/2026).

Lanjut Eka, kebijakan ini untuk merespons kekhawatiran masyarakat mengenai maraknya tradisi perpisahan sekolah yang mewah dan mahal.

Karenanya, Disdik Sumedang lanjut Eka bergerak cepat untuk membatasi ruang gerak pungutan liar berkedok wisuda atau pelepasan siswa.

“Tentunya dengan konsep yang sederhana, siswa tetap bisa merasakan esensi perpisahan sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi atas proses belajar mereka. Jadi, tidak perlu ada beban tambahan yang memberatkan orang tua,” ujarnya.

Selain menyoroti polemik acara perpisahan, Kadisdik Sumedang juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik yang berhasil menyelesaikan tahun ajaran 2025/2026. Terlebih hasil tes kemampuan akademik bagi jenjang SD maupun SMP dinilai sangat memuaskan.

Ia berharap ilmu yang siswa peroleh selama ini menjadi fondasi kuat untuk naik kelas maupun melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Lebih dari it, kami terus memotivasi para siswa agar tidak mengendorkan semangat belajar mereka selama masa transisi sekolah. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh dan tingkatkan kemampuan diri. Semangat belajar anak-anak adalah kunci utama dalam mendongkrak mutu pendidikan di Kabupaten Sumedang,” pungkas Eka. (jim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.