RADARSUMEDANG.id, SUBANG — Kemarau panjang diprediksi akan terjadi akibat fenomena El Nino yang memicu panas ekstrem pada tahun 2026 ini. Untuk mengantisipasi kondisi itu, Pemkab Subang melalui Kodim 0605/ Subang meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi kemarau panjang.
Kodim Subang saat ini sedang menyiapkan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) antisipasi dampak kemarau panjang (El Nono Godzilla).
Pembentukan Satgas ini, merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Darat di Jakarta. Rakor tersebut, membahas langkah antisipatif menghadapi cuaca ekstrem, dan potensi gagal panen.
“Kami membentuk pleton Satgas gabungan ini, untuk memastikan kesiapsiagaan wilayah menghadapi El Nino Godzilla, khususnya di wilayah teritorial Subang. Dibentuknya satgas ini sesuai hasil dari rakor dengan KASAD di Jakarta, seluruh Kodim diminta menyiapkan langkah konkret,” kata Dandim.Dan kami siap jika diperlukan sewaktu waktu, ” ujar Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Asep Saepudin Jumat (19/6/ 2026.
Dijelaskanya, Satgas ini nantinya akan melibatkan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 940/Jaya Negara, sebagai kekuatan tambahan. Keterlibatan Yonif TP 940/Jaya Negara, dan Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam diharapkan, memperkuat kemampuan lapangan dan distribusi bantuan.
“Batalyon 940/Jaya Negara, dan 312 Kala Hitam dilibatkan, karena memiliki kapasitas teritorial pembangunan yang dibutuhkan warga,” ujarnya.
Dia berharap dampak El Nino tidak berakibat fatal. Meski demikain, langkah antisipasi sejak dini diperlukan. Strategi yang disiapkan mencakup mitigasi komprehensif terhadap potensi kekeringan serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sinergi TNI-Polri-Pemda dalam Satgas ini, diharapkan mempercepat respon atau langkah antisipasi sejak dini terhadap dampak fenomena El Nino.
“Masyarakat juga diajak berperan aktif, untuk melaporkan kondisi kekeringan di lingkungan masing masing. Artinya, kami juga butuh kerja sama semua pihak, agar antisipasi El Nino Godzilla berjalan efektif terhadap segala bentuk potensi kekeringan serta ancaman kekeringan termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ” jelasnya.
Dengan terbentuknya pleton Satgas gabungan, Kodim 0605/Subang optimistis, dampak El Nino dapat ditekan. Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara, melindungi warga dari ancaman bencana iklim.
“Kodim siap berada di garda terdepan bersama Pemda dan masyarakat, dalam menghadapi El Nino,” pungkasnya. (anr)






