RADARSUMEDANG.id, KOTA – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara perpisahan siswa kelas VI SD Pusdai Sumedang tahun pelajaran 2025/2026 di Aula Pusdai Islamic Center Sumedang. Sebanyak 28 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 15 siswi perempuan resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Mengusung tema “Melangkah Mengukir Kenangan, Berlari Menuju Impian”, kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa bagi seluruh keluarga besar SD Pusdai Sumedang.
Kepala SD Pusdai Sumedang, H. Muhammad Ayat Hidayatullah, S.Pd., M.Pd mengatakan, kegiatan perpisahan tahun ini merupakan bentuk persembahan terbaik dari seluruh keluarga besar sekolah kepada para siswa dan orang tua.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan persembahan terbaik bagi seluruh keluarga SD Pusdai Sumedang, khususnya orang tua dan siswa kelas VI,” ujar Asep Ayat, sapaannya, kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, acara perpisahan memiliki arti penting, tidak hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap para siswa, tetapi juga menjadi bukti komitmen sekolah dalam mencetak generasi unggul yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Sangat penting, selain sebagai bentuk apresiasi bagi para siswa, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa kami adalah sekolah yang unggul dan mampu mencetak generasi hebat dalam berbagai bidang, namun tetap mengutamakan ajaran Islam,” katanya.
Asep Ayat menjelaskan, seluruh tenaga pendidik dan kependidikan terlibat langsung dalam penyelenggaraan acara. Bahkan, pasukan lengser hingga penata acara seluruhnya diperankan oleh para guru.
“Guru menjadi contoh terbaik bagi para siswa dengan memberikan kemampuan terbaiknya, sehingga acara berjalan sangat lancar,” tuturnya.
Persiapan kegiatan sendiri dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Hal tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung maksimal dan memberikan kesan mendalam bagi para siswa serta orang tua.
Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada seluruh peserta didik berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Prestasi yang diapresiasi meliputi bidang tahfidz, renang, futsal, badminton, MTQ, MHQ, qosidah, pildacil, kaligrafi hingga seni lukis yang karyanya pernah dipamerkan di luar negeri.

Salah satu penampilan yang paling berkesan dalam acara tersebut adalah prosesi upacara adat, pembacaan Surat Al A’la oleh siswa kelas VI, serta penampilan Hymne Guru yang berhasil menyentuh perasaan para guru dan orang tua yang hadir.
Usai lulus, para siswa akan melanjutkan pendidikan ke berbagai jenjang dan lembaga pendidikan, mulai dari SMP negeri, madrasah tsanawiyah (MTs), hingga pondok pesantren.
“Hal ini menggambarkan bahwa kami siap memfasilitasi seluruh siswa, apa pun cita-citanya,” ucap Asep Ayat.
Kepada para lulusan, Asep Ayat berpesan agar seluruh ilmu dan nilai yang telah diperoleh selama belajar di SD Pusdai Sumedang dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ananda jangan lupakan apa yang sudah didapatkan selama di SD Pusdai Sumedang. Amalkan apa yang sudah diajarkan dan jagalah marwah Islam di mana pun ananda berada,” pesannya.
Pihak sekolah pun berkomitmen untuk terus mendukung dan memantau perkembangan para alumninya agar mampu menjadi versi terbaik dari diri mereka.
“Kami berharap para siswa dan orang tua dapat terus menjaga pondasi yang sudah dibangun di sini. Pendidikan akan terus berkelanjutan dan anak-anak kami akan terus kami pantau. Kami akan mendukung para lulusan menjadi versi terbaiknya,” pungkasnya.(rik)







